Polisi Tangkap Lima Pelaku Pencabutan Paksa Bendera Merah Putih di Garut

Polisi Tangkap Lima Pelaku Pencabutan Paksa Bendera Merah Putih di Garut
net



INILAH, Bandung - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melalui Polres Garut berhasil menangkap lima pelaku pencabutan paksa bendera merah putih di kawasan Wanaraja, Garut. Kelimanya, mengaku iseng dalam melakukan aksinya.

"Kemarin sudah berhasil ditangkap kelima orang. Jadi dari Polda membenarkan memang ada penangkapan yang dilakukan oleh polres Garut, terkait masalah pencopotan bendera," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A. Chaniago saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Kamis (27/8/2020).

Erdi menyebutkan, kelima pelaku pencabutan paksa bendera merah putih tersebut masih dibawah umur. Saat ini, kelimanya sedang dilakukan pemeriksaan oleh Polres Garut.


"Mereka semua di bawah umur, artinya rata-rata umur 16 dan 17 tahun. Sekarang ini sedang ditangani oleh polres Garut dan melakukan pendalaman apakah ini mau dilanjutkan atau tidak," ujar Erdi.

Saat disinggung motif para pelaku, Erdi menjelaskan, kelimanya melakukan aksi pencabutan paksa bendera merah putih hanya karena iseng semata. Artinya, tuduhan bahwasannya para pelaku tidak mencintai tanah air tidak terbukti.

"Iya Iseng (motif pelaku), prinsipnya bahwa mereka ini tidak memiliki niat apapun juga terkait masalah kebencian dengan bendera maupun Indonesia ini," ungkap Erdi.

Erdi menambahkan, pihaknya berterimakasih kepada masyarakat garut yang tidak terprovokasi atas tindakan iseng para pelaku. Sehingga, hal itu memudahkan para penyidik untuk mengungkap kasus ini.

"Dan kami, Pak Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga Garut, yang selama ini telah memberi kesempatan kepada polres atau kepolisian resor di Garut untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan utuh. Sehingga dalam proses ini, masih kita melihat bahwa di Garut ini masih aman saja," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, dalam video yang viral di media sosial, terekam bendera merah putih sedang dicabut paksa dari tiangnya itu diketahui milik H. Sobari (65). Bendera dipasang dalam memperingati HUT ke-75 RI.

Dalam video, diketahui bahwa aksi itu terjadi pada Kamis (20/8) sekitar pukul 03.37 WIB. Jumlah bendera yang dicabut tidak hanya milik H. Sobari saja. Ada setidaknya tiga bendera yang dicabut. (Ridwan Abdul Malik)