Menu Makanan Pesepak Bola Indonesia Jadi Sorotan, Bagaimana Dengan Persib?

Menu Makanan Pesepak Bola Indonesia Jadi Sorotan, Bagaimana Dengan Persib?
net



INILAH, Bandung - Menu makanan pesepakbola kini menjadi sorotan warganet di berbagai media sosial. Pasalnya pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyebut fisik pemain Indonesia tak sesuai harapan karena pola makan yang buruk.

Beberapa pemain Indonesia sudah kena 'semprot' warganet karena memposting makanan tinggi lemak yang bisa menjadi penyebab lemahnya kondisi fisik. Seperti Nurhidayat, Yakob Sayuri, Fachrudin Aryanto hingga Rezadi Hehanusa.

Terbaru, warganet menyerang bek Persebaya Surabaya, Hansamu Yama Pranata. Tak hanya memposting makanan tinggi kalori, namun pemain asal Mojokerto itu menambahkan tulisan seakan menantang.


"Paporit (favorit), yang penting halal. Gitu aja, kok, repot," tulisnya di akun instagram pribadinya.

Warganet pun mengecam unggahannya tersebut. Pasalnya, sebagai pesepak bola profesional, sudah sepatutnya Hansamu menjunjung tinggi etika baik di dalam maupun di luar lapangan.

Menyikapi hal itu, nutrisionis Persib, Gilang Fauzi optimis para pemainnya mampu menjaga pola makanan dengan baik. Sebab dia kerap memberikan edukasi kebutuhan makanan yang harus dikonsumsi para pemainnya.

"Saya sudah memberikan tugas dan saya sudah mengedukasi semua pemain kebutuhan mereka seperti apa, kandungan apa yang mereka butuhkan, saya berikan," kata Gilang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020).

Bahkan, lanjutnya masukan yang diberikan cukup detail. Mulai dari kalori, lemak, protein, karbohidrat yang diperlukan tubuh setiap pemainnya.

"Saya sudah berikan ke semua pemain untuk mencapai top performa. Karena jikalau saya menjudge harus seperti apa, mereka sudah bukan anak kecil lagi dan mereka tahu tanggung jawab mereka," tuturnya.

Karena itu, kata Gilang, soal asupan makanan akan menjadi tanggung jawab pemain itu sendiri. Terlebih asupan makanan itu memiliki dampak yang cukup besar pada stamina.

"Dari Senin sampai Sabtu jaga pola makan. Hari Minggu, mereka boleh memakan apapun tapi dalam batas wajar. Alhamdulillah setelah tiga pekan saya hitung, progresnya cukup baik," bebernya.

Terkait pemain yang mengalami progres, Gilang menyebut nama Kim Jeffrey Kurniawan. Menurutnya pemilik nomor punggung 23 itu menunjukan kedisiplinannya.

"Terlihat dari pola makan terjaga, nutrisinya bagus, terlihat di ukuran body age," katanya.

Gilang mencontohkan pemain dunia, Cristiano Ronaldo. Menurutnya pemain yang kini membela Juventus ini memiliki body age 20 meski usianya sudah 33 tahun.

"Body age bang Supardi juga cukup bagus. Hanya selisih satu tahun, jadi masih dalam tahap wajar karena faktor usia semakin tua, body komposisi berbeda dengan muda," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)