Serangan Covid-19 di Kabupaten Cirebon Makin Ganas

Serangan Covid-19 di Kabupaten Cirebon Makin Ganas
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon- Kasus positif covid-19 di Kabupaten Cirebon semakin meningkat. Hingga Rabu (12/8/2020) tim gugus tugas percepatan covid-19 Kabupaten Cirebon, mencatat total 106 kasus terkonfirmasi.

"Hari Rabu ini ada penambahan 6 orang. Sementara kemarin totalnya tembus sampai 100 orang," kata Kadinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni.

Enny menjelaskan, penambahan kasus ke 101 berjenis kelamin perempuan. Pasien masuk dalam klustur Kecamatan Beber. Dia punya riwayat perjalanan dari Jakarta, dan saat ini sudah meninggal dunia. Sementara untuk kasus 102 dan 103, masuk kedalam kluster Kecamatan Weru, dan mereka salah satu pegawai RSUD Gunung Jati, dan disertai gejala dan satunya tanpa gejala.


Untuk kasus ke 104 masuk ke kluster Kecamatan Mundu, dan pasien merupakan pegawai swasta. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan, serta tanpa gejala. Untuk kasus 105, masuk dalam kluster Kecamatan Arjawinangun. Pasiennya adalah bidan di RSUD Arjawinangun dan tanpa gejala. Sementara lanjut Enny, kasus ke 106 masuk dalam kluster Kecamatan Susukan dan pulang bekerja dari Tangerang. Saat ini dirawat di RSUD Arjawinangun dengan gejala.

"Yang dua orang Nakes terpapar dari tempat kerja. Saya perjelas bahwa hari Rabu ini penambahan ada enam orang," ungkap Enny.

Ditanya kenapa banyak Nakes yang terpapar covid-19, menurutnya banyak faktor. Untuk savety masalah APD, Enny menjamin sudah memadai. Namun bisa saja karena banyaknya contak person, sehingga ada Nakes yang ikut terpapar. Sampai saat ini akunya, banyak juga orang yang tanpa gejala, justru positif covid-19.

"Kalau untuk Nakes karena banyaknya kontak personal. Mereka banyak melayani orang. Munculnya kan tanpa gejala. Jadi ini yang harus diwaspadai,* tukasnya.

Sementara data dari gugus tugas percepatan covid-19 menyebutkan, 
106 kasus konfirmasi ada 33 orang yang bergejala. Sedang konfirmasi tanpa gejala ada 73  orang. selanjutnya konfirmasi perjalanan ada 24 orang, konfirmasi kontak erat  38 orang. 
Saat ini yang masih dalam perawatan di rumah sakit ada  58 orang, selesai isolasi ada 42 orang, dan meninggal ada 6 orang. (maman suharman)