921 Ribu Paket Bansos Tahap II Rampung Disalurkan, Sisanya Tuntas Tiga Hari ke Depan

921 Ribu Paket Bansos Tahap II Rampung Disalurkan, Sisanya Tuntas Tiga Hari ke Depan
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap II provinsi Jawa Barat telah rampung di beberapa daerah. Diprediks,i penyerapan bansos tahap II ini akan lebih maksimal dibandingkan tahap I.

Ketua Divisi Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Mohammad Arifin Soedjayana mengatakan, penyaluran paket bansos di sejumlah kabupaten/kota sudah rampung 100 persen.  Berdasarkan data, yang sudah rampung itu seperti di Kuningan, Purwakarta, Kota Sukabumi, Kota Cirebon dan Kota Bekasi

"Sementara daerah yang sudah 98 persen Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kota Cimahi, Bahkan, Kota Banjar itu sudah 95 persen, hari ini bisa 100 persen," ujar Arifin, Kamis (23/7/2020)


Adapun daerah lainnya, yakni Kabupaten Cianjur, Kabupaten  Sumedang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tasikmalaya penyerapannya sudah di atas 80 persen, sedangkan sisanya antara 60-70 persen.

"Insya Allah, secara quantity sudah di-dropping, kita lakukan percepatan terus," katanya.

Arifin yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jabar ini menyampaikan, dalam waktu tiga hari ke depan, paket bansos akan terserap maksimal. Di mana saat ini sudah 921.000 paket dari total 1.392.407 paket bansos tahap II telah disalurkan kepada warga terdampak Covid-29 di Jawa Barat per Rabu (23/7/2020).

Kendati penyaluran paket bansos Provinsi Jabar tahap II sedikit terlambat dari target penyaluran bansos tersebut awalnya ditargetkan tuntas 22 Juli 2020 kemarin atau 14 hari sejak penyaluran dimulai 9 Juli 2020 lalu, namun Arifin meyakinkan, penyaluran paket bansos akan rampung seluruhnya 25 Juli 2020 mendatang.

Menurutnya keterlambatan tersebut terjadi akibat kendala pendataan penerima bansos, khususnya di awal penyaluran bansos.

"Meski begitu, pihak Bulog sendiri telah menyelesaikan dropping paket bansos untuk kemudian disalurkan oleh PT Pos. Karena sempat terlambat dropping selama dua hari, PT Pos pun meminta waktu tambahan dua hari hingga tanggal 24 atau 25 Juli 2020," katanya.

Dia menilai capaian penyaluran paket bansos Provinsi Jabar tahap II ini jauh lebih baik dibandingkan tahap I pada April lalu yang memakan waktu hingga 65 hari. Bahkan, berdasarkan hasil evaluasi, jumlah paket bansos yang dikembalikan (retur) hanya 1.745 paket.

"Retur itu 0,0 sekian (0, 12) persen, tahap pertama 3,5 persen sedangkan DTKS 2,5 persen retur-nya. Adapun retur karena alamat tidak lengkap, meski sudah di-cleansing. Tapi lainnya pada tahap dua ini lebih baik dan lebih bagus dari tahap pertama," tuturnya.

Di sisi lain, melesetnya capaian target penyaluran bansos juga disebabkan adanya kabupaten/kota yang mengajukan penundaan, seperti Kabupaten Subang yang baru 17 persen penyerapannya karena baru mulai disalurkan Jumat 17 Juli 2020 lalu.

"Tidak hanya Subang, Kabupaten Sukabumi pun sempat menunda penyaluran, sehingga serapannya baru sekitar 48 persen," ungkapnya.

Sementara untuk rencana penyaluran paket bansos tahap III masih dalam kajian, mulai komoditi paket bansos hingga kemungkinan penyaluran bansos diperpanjang karena pandemi COVID-19 belum dapat diprediksi kapan berakhir.

"Rapat dengan dewan ada keinginan seperti provinsi lain, bansos diperpanjang tapi jumlah paket dikurangi, tapi hal itu belum diputuskan," pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)