Salurkan Bantuan, Pemprov Akan Gandeng TNI

Salurkan Bantuan, Pemprov Akan Gandeng TNI



INILAH, Bandung - Ketua Tim Penyaluran Bantuan Sosial Provinsi Jawa Barat Dudi Sudrajat mengatakan pihaknya berencana menggandeng unsur TNI untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan dalam konfrensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (26/5/2020).

Menurut Dudi, upaya tersebut merupakan salah satu strategi untuk memaksimalkan percepatan distribusi bantuan diterima oleh masyarkat. 

"Ke depan akan bekerjasama dengan tentara untuk distribusi ke lapangan," ujar Dudi.

Dudi mengatakan, saat ini memang tidak hanya kombinasi antara PT Pos Indonesia serta ojek online (ojol) maupun ojek pangkalan (opang) saja sebagai strategi penyaluran bantuan di Jawa Barat. "Dengan Karang Taruna sudah dan dengan pekerja sosial juga sudah," imbuhnya.

Dudi tak menampik, terdapat hambatan berkaitan dengan percepatan penyaluran bantuan provinsi. Terutama, kendala terjadi lantaran adanya perubahan data yang dinamis dari waktu ke waktu. 

"Tapi Insya Allah tahap pertama bagi kami ini tahap pembelajaran, ada data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) tahap pertama untuk 445 ribu kita masih sisa 33 ribu. Insya allah akhir Mei ini kita akan selesaikan," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya telah mendorong PT Pos Indonesia harus dapat menyelesaikan seluruh distribusi yang tersisa dengan jangka waktu 14 hari ke depan. 

Adapun terkait bantuan kepada non-DTKS, pihaknya menyiapkan untuk lebih 1,4 juta bantuan. Di mana saat ini setengah dari jumlah tersebut atau sebanyak 700 ribu bantuan telah dilakukan oleh Bulog. 

"Tetapi sebetulnya masih ada tertahan di (PT) Pos. untuk non-DTKS masih ada 1.040.000 ribu. Kita akan selesaikan kurang lebih 10 hari, tanggal 6 (Juli) Insya Allah dari Bulog selesai, penyeluran (PT) Pos itu insya Allah 8 Juli akan kita selesaikan. terjadi overlap karena adanya perkembangan dan perubahan data," pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)