500 Calhaj Purwakarta Sudah Perekaman Paspor

500 Calhaj Purwakarta Sudah Perekaman Paspor



INILAH, Purwakarta - Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta sedang sibuk melakukan serangkaian persiapan guna mengakomodasi kebutuhan ibadah haji masyarakat. Petugas mendata para calon jamaah untuk dilakukan perekaman pembuatan paspor.
 
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purwakarta Tedi Ahmad Junaedi menyatakan, tahap perekaman untuk pembuatan paspor jamaah haji dilakukan bertahap sejak akhir 2018 lalu. Sampai saat ini, sudah ada 500 calon jamaah haji yang melakukan perekaman paspor. 
 
"Sudah ada 500 calon jamaah yang perekamannya telah beres. Tinggal menunggu paspornya jadi," ujar Tedi saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (22/1/2019).
 
Tedi mengaku, dalam pelayanan perekaman paspor kali ini pihaknya cukup terbantu karena kegiatan ini tak lagi dilakukan di kantor imigrasi. Petugas imigrasi jemput bola ke Purwakarta untuk melakukan perekaman para calon jamaah tersebut.
 
"Alhamdulillah, tahapan pembuatan pasporannya semakin dipermudah. Dengan adanya layanan jemput bola dari kantor Imigrasi Karawang," kata dia. 
 
Dengan kemudahan pembuatan paspor, lanjut Tedi, membawa angin segar bagi para calon jamaah. Sebab mereka tinggal menyelesaikan tahapan lainnya, yaitu pelunasan BPIH.
 
"Untuk selanjutnya tinggal tahapan pelunasan biaya. Tapi, untuk besaran BPIH juga masih belum ada informasinya. Nanti diinformasikan kembali," jelas dia.
 
Terkait kuota haji 2019, sampai saat ini pihaknya masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat. Selain itu, payung hukumnya juga masih dalam tahap pembahasan. 
 
"Untuk angkanya belum ada. Kami juga masih menunggu keputusan dari pusat," jelas dia.
 
Namun jika merujuk pada kuota haji 2018 lalu, kata Tedi, Purwakarta mendapatkan jatah 758 kursi calon jamaah haji. Pihaknya berharap kuota tahun ini akan sama dengan tahun kemarin, bahkan diharapkan bisa bertambah.
 
“Permintaan ini cukup beralasan. Mengingat daftar tunggu haji saat ini sudah mengular sampai 14 tahun mendatang. Adapun, jumlah pendaftarnya sudah lebih dari 10 ribu jiwa. Guna memperpendek antrean daftar tunggu haji diharapkan ada penambahan kuota,” kata dia.
 
Terpisah, Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Klas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Karawang Reza Anugerah membenarkan program jemput bola tersebut. 
 
"Saat ini, sudah ada 780 pemohon yang telah dilakukan perekaman foto dan wawancara. Dari 780 itu, 333 calon jamaah berasal dari Karawang dan sisanya 447 calon jamaah berasal dari Purwakarta," ujar Reza.