Luizinho Passos Siapkan Kualitas Kiper Biar 'Go Internasional'

Luizinho Passos Siapkan Kualitas Kiper Biar 'Go Internasional'
persib.co.id



INILAH, Bandung - Pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos secara terang-terangan berkeinginan untuk menjadikan Teja Paku Alam sebagai kiper timnas Indonesia.

Pelatih asal Brasil ini berkeinginan membuat langkah Teja seperti dua anak asuhnya saat sama-sama membela Borneo FC pada musim lalu. Mereka adalah Muhammad Ridho dan Nadeo Argawinata. 

Keduanya berhasil menembus timnas Indonesia. Ridho telah mengantongi tiga caps bersama timnas Indonesia, sementara Nadeo menjadi kiper andalan timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2019. 


"Saya menyiapkan proyeksi untuk Teja di Persib agar bisa masuk ke timnas. Tapi untuk semua itu perlu kerja keras, harus fokus agar bisa bermain di level tertinggi untuk melakukan semuanya. Ridho dan Nadeo juga perlu waktu dan kerja keras untuk bisa masuk timnas," kata Passos saat dihubungi Rabu (13/5/2020). 

Tak hanya timnas, Passos pun berkeinginan para kipernya ini untuk bermain di luar Indonesia. Sebab secara kualitas, para kiper di Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata. 

"Indonesia punya kiper hebat. Saya suka kiper Indonesia dan punya peluang untuk bermain di klub luar negeri. Untuk sekarang contohnya Nadeo, Ridho dan di Persib ada Teja. Mereka punya peluang untuk bisa bermain di tim-tim luar negeri," katanya. 

Harapan itu bisa saja terwujud, sebab Passos dikenal sebagai pelatih kiper handal yang mampu menciptakan kiper-kiper berkualitas. Penerapan metode latihan modern menjadi alasannya.

Padahal sebelumnya, Passos merupakan pelatih kepala. Itu terjadi saat menangani klub kasta keempat Liga Brasil, Trio Futebol Clube. 

Namun kariernya sebagai pelatih kepala tak berlangsung lama. Dia lalu menyebrang ke Liga Uruguay dan menjadi pelatih kiper untuk tim Club Nacional de Football. 

"Tapi Cruzeiro (klub Brasil) sangat berpengaruh pada karier profesional saya, saya bekerja dengan pelatih-pelatih hebat di sana. Saya pernah bekerja dengan kiper seperti Fabio, Rafael, Lucas Franca, dan Gabriel Brasao. Cruzeiro adalah tim besar dengan suporter yang fanatik," tuturnya. 

Karena itu, Passos berharap untuk bisa terus menciptakan kiper-kiper handal lainnya. Sehingga tidak hanya menjadi andalan klub, namun juga bagi Indonesia. 

"Tidak mudah untuk menyiapkan kiper muda, khususnya dari aspek mental bermain. Selama saya melatih di Brasil dan sekarang di Indonesia, saya senang bisa berhasil mengembangkan potensi kiper muda," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)