Ini Alasan Persib Latihan Serius di Tengah Pandemi Virus Corona

Ini Alasan Persib Latihan Serius di Tengah Pandemi Virus Corona



INILAH, Bandung - Persib Bandung menjadi satu di antara peserta Liga 1 2020 yang memilih untuk menggelar latihan ditengah pandemi virus corona.

Beberapa tim sebaliknya memilih untuk meliburkan dan mengamankan diri dengan alasan agar terhindar dari penularan virus yang dinamai Covid-19 itu. 

Apalagi virus yang berawal dari Wuhan, China itu saat ini sudah semakin meluas di Indonesia. Bahkan jumlah korbannya semakin bertambah. 


Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengatakan pelatihan ini memiliki arti yang sangat penting. Selain memperbaiki kinerja tim, namun juga untuk menghilangkan stres yang dialami para pemainnya.

"Pemain datang ke tempat latihan untuk melepaskan stres mereka sambil menunggu informasi terbaru. Jadi kami akan tetap berlatih hingga benar-benar ada larangan untuk berlatih atau semua orang dilarang keluar rumah," ujar Robert. 

Menurutnya, itu yang menjadi alasan Persib Bandung masih tetap berlatih ditengah pandemi virus corona. Diharapkan para pemainnya tidak terkena virus yang sudah menghilangkan ribuan nyawa orang. 

"Jadi itu yang kami lakukan, kami menikmati bersama. Pemain tetap aman karena kami memantau temperatur pemain sebelum latihan, mereka selalu mencuci tangannya dan mereka tidak kontak fisik satu sama lain," bebernya. 

Selain itu, Robert juga mengatakan pelatihan ini untuk menjaga 'mood' para pemain. Sebab sebelum Liga 1 2020 dihentikan, timnya berhasil memenangkan tiga pertandingan secara beruntun. 

"Satu di antara alasan kami melakukan latihan adalah untuk menjaga mood mereka tetap bagus. Otak mereka tetap bekerja untuk sepakbola untuk menatap ke depan. Kami berlatih untuk membuat kami tetap senang," katanya.

Pelatih berusia 64 tahun ini pun tidak memberikan progran pelatihan yang sangat serius. Sebaliknya dilakukan secara menyenangkan agar para pemain benar-benar tidak stress.

"Berdasarkan situasi yang ada, ini jadi sesi latihan yang menyenangkan karena tidak terlalu mendetail (persiapkan pertandingan). Kami tidak bisa terlalu menekan pemain saat ini," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)