Dewan Pesimis Penyerapan Anggaran di Kabupaten Cirebon Bisa Optimal

Dewan Pesimis Penyerapan Anggaran di Kabupaten Cirebon Bisa Optimal



INILAH, Cirebon - Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon mengaku pesimis penyerapan anggaran Pemkab Cirebon tahun ini bisa maksimal. Pasalnya, sampai pertengahan Maret 2020, belum ada satu pun proyek yang berjalan. Kegiatan lelang seperti proyek jalan dan jembatan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan digelar.

"Saya pesimis anggaran bisa terserap secara optimal. Ini berdasarkan pengalaman tahun lalu. Kegiatan numpuk  di akhir tahun," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto, Jumat (13/3/2020).

Menurut Hermanto, mestinya bupati segera memberikan instruksi kepada semua OPD untuk segera menggelar kegiatan. Kalau ada proyek lelang, segera memerintahkan OPD tersebut segera melakukan proses lelang.


"Harusnya bupati segera menegur OPD-OPD untuk segera mengajukan lelang. Ini mau kapan, bulan depan sudah puasa. Saya yakin, pekerjaan paling ramainya mulai digelar bulan Juni," ungkapnya.

Hermanto juga mempertanyakan sikap Bupati Cirebon Imron yang sering berkata bahwa penyerapan anggaran bisa dilakukan di bulan April. Menurut Hermanto, pernyataan tersebut tidak rasional karena sampai saat ini belum ada realisasi. Harusnya, penyerapan anggaran dilakukan pada awal tahun.

"Kami meminta garansi dari bupati bahwa pekerjaan nanti tidak akan terbengkalai. Masalahnya, kejadian ini terus berulang seperti tahun kemarin. Saya tidak yakin, proyek selesai tepat waktu. Ini bulannya sudah mepet," ungkapnya.

Kabag Pengendalian Pembangunan Setda Kabupaten Cirebon Adil Prayitno pun mengatakan hal yang sama. Seharusnya, OPD sudah menyerahkan proyek yang akan ditenderkan, setidaknya bulan Desember sehingga pada awal Januari atau Februari, pihak ULP sudah bisa melelangkan proyek.

"Saya prediksi lelang dilakukan bulan Mei-Juni. Padahal kalau proyek jembatan dan jalan beton, waktu pekerjaan minimal lima bulanan. Bulan itu juga saya tidak yakin, karena sampai sekarang kami belum menerima data dari OPD-OPD. Kejadian bisa terulang seperti tahun lalu," pungkas Adil. (maman suharman)