Wabah Covid-19 Tak Jadi Penghalang Berkunjung ke The Great Asia Afica

Wabah Covid-19 Tak Jadi Penghalang Berkunjung ke The Great Asia Afica
Pengunjung The Great Asia Africa sedang diberikan semprotan cairan alkohol dan di cek suhu tubuhnya.
Wabah Covid-19 Tak Jadi Penghalang Berkunjung ke The Great Asia Afica
Wabah Covid-19 Tak Jadi Penghalang Berkunjung ke The Great Asia Afica



INILAH, Lembang - Merebaknya wabah virus corona (Covid-19) akhir-akhir ini dianggap momok yang menakutkan bagi sebagian besar warga di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Data terakhir yang berhasil dihimpun menyebutkan, pasien positif virus corona ini telah mencapai 34 orang. Hal tersebut berdampak pada berbagai sektor terutama di bidang usaha, salah satunya wisata.

Pariwisata jadi salah satu sektor yang terkena imbas dari wabah Covid-19. Adanya imbauan yang diinstruksikan pemerintah untuk membatasi masyarakat untuk tidak berwisata keluar daerah, berdampak besar pada penurunan jumlah pengunjung.


Kendati demikian, salah satu destinasi wisata populer saat ini, yakni The Great Asia Africa yang berlokasi di Jalan Raya Lembang, memiliki cara tersendiri untuk menyikapi dampak dari wabah Covid-19 ini.

Pengelola The Great Asia Africa memberikan berbagai fasilitas untuk mengantisipasi meluasnya penularan virus corona ini, khususnya di Kawasan Wisata The Great Asia Afrika Lembang. Antara lain, menyediakan thermo scanner bagi para pengunjung, hand sanitizer, dan semprotan alkohol 70 persen untuk mencegah kuman dan bakteri.

Corporate Secretary & PR The Great Asia Africa, Intania Setiati mengungkapkan, sejak awal merebaknya isu virus corona (Covid-19) ini, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatu untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung The Great Asia Africa ini.

"Tiap security kita bekali cairan alkohol untuk pembersih tangan. Pengunjung ditawarkan untuk disemprot hand sanitizer," ungkapnya kepada INILAH usai uji coba penanggulangan Covid-19 di The Great Asia Africa, Lembang, Kamis (12/3/2020).

Intan mengaku, pihaknya telah memasang hand sanitizer sebanyak 50 lebih setiap sudut Great Asia Africa. Selain itu, pengelola juga senantiasa mengingatkan para pengunjung untuk mencuci tangan pakai sabun.

"Adanya kasus corona yang muncul saat ini menyadarkan mereka akan pentingnya menjaga kebersihan di mana pun mereka berada," ujarnya.

Selain itu, kata Intan, pihaknya pun telah memasang thermo scanner satu tepat di pintu masuk. "Nanti kita akan tambah lagi, karena sekarang memang alatnya lumayan sulit didapat," katanya.

Intan menambahkan, semenjak informasi wabah Covid-19 menjangkit di Indonesia, jumlah pengunjung wisata mengalami penurunan. Namun, lanjut Intan,  jumlah penurunan di Great Asia Africa tidak terlalu signifikan.

"Angka penurunan di kita berkisar 20-30 persen, karena pengunjung kita tidak terlalu banyak yang berasal dari warga negara asing (WNA). Adanya imbauan dari Dinas Pendidikan untuk meminimalisir anak-anak untuk karya wisata otomatis berkurang, apalagi mayoritas pengunjung kita adalah yang study tour," tuturnya.

Sementara itu, Dwi, pengunjung asal Kota Bogor, mengaku tidak terpengaruh dengan merebaknya isu tentang virus corona di Indonesia. "Saya sih santai saja, selama bisa menjaga kesehatan dan kebersihan dengan baik saya tenang," ujarnya.

Dwi mengatakan, fasilitas yang disediakan pengelola The Great Asia Africa untuk menanggulangi Covid-19 sangat bermanfaat. "The Great Asia Africa ini kan lagi viral, dengan adanya fasilitas untuk penanggulangan, jadi aman dan bisa terus jalan-jalan," katanya. (agus sn)