Robert Alberts Berharap Liga 1 2020 Tak Perlu Berhenti

Robert Alberts Berharap Liga 1 2020 Tak Perlu Berhenti
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Persib.co.id)



INILAH, Bandung - Para penikmat sepak bola khususnya Persib Bandung akan sangat rindu menantikan penampilan tim kebanggaannya untuk bertanding di Liga 1 2020. 

Pasalnya saat memasuki pekan ke-3 atau seusai laga melawan PSS Sleman di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3/2020), kompetisi tertinggi tanah air itu diberhentikan sementara waktu. 

Setidaknya, selama dua pekan seluruh tim peserta termasuk Persib tidak akan menjalani pertandingan. Alasannya karena sudah masuk dalam agenda pertandingan internasional FIFA. 


Menurut jadwal yang telah dirilis, Persib baru akan kembali menjalani laga ke-4 nya melawan Persita Tangerang pada 5 April 2020. 

Meski demikian, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Albert merasa Liga 1 2020 tak perlu diberhentikan. Sebab dari kabar yang didapat, beberapa laga termasuk tim nasional Indonesia ditunda akibat wabah virus corona.

"Seperti kabar yang saya dapat dari Malaysia pagi ini, ketika saya dihubungi, mereka siap untuk melanjutkan liga (di FIFA matchday)," kata Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Kamis (12/3/2020). 

Karena itu, Robert berharap Liga 1 2020 terus berjalan. Sehingga seluruh tim memiliki persiapan yang matang dalam menjalani setiap laganya. 

"Saya dengar, Liga juga sedang berdiskusi soal ini. Jika timnas tidak bermain maka kami bisa terus bermain di liga, tentu itu lebih baik," katanya.

Namun, Robert akan tetap menyerahkan sepenuhnya kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi atau PSSI hingga pemerintah Indonesia. Sebab wabah virus corona sudah mulai memasuki Indonesia. 

"Di Eropa sekarang tidak ada lagi yang bersalaman, lalu di Inggris semua laga juga digelar tanpa penonton. Jadi kami juga masih menunggu instruksi dari pihak pemegang otoritas untuk mengukur apa yang akan dilakukan di negara ini," katanya.

Robert juga memastikan tak ingin terjangkit virus corona ini. Sebab virus yang berawal dari Wuhan, China ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan kematian.

"Kabar terbaru saya dengar pemain Juventus, lalu pemain Hannover di Jerman juga (terinfeksi) jadi semua berjalan begitu cepat. Seperti saya katakan pekan lalu, kami harus waspada dengan itu dan peduli sebisa mungkin," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)