Ini Strategi Purwakarta Gaungkan Produk Unggulan di Pedesaan

Ini Strategi Purwakarta Gaungkan Produk Unggulan di Pedesaan
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.



INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta telah merumuskan untuk membangun kekuatan di wilayah pedesaan. Salah satu upayanya, yakni dengan mendorong masyarakat pedesaan untuk bisa berinovasi dan lebih peka menggali potensi yang bisa berimplikasi terhadap pertumbuhan ekonomi mereka.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menuturkan, sejauh ini pihaknya terus mendorong supaya masyarakat desa bisa berinovasi. Misalnya, dalam hal pengembangan potensi unggulan di bidang agro bisnis. Adapun tugas pemkab sendiri, tak lain dengan membantu sarana dan prasarananya pendukungnya.

“Pemkab membuka tangan lebih lebar untuk mendukung inovasi-inovasi serta langkah strategis yang dapat memberikan motivasi untuk masyarakat yang ada di wilayah pedesaan,” ujar Anne kepada INILAH, Kamis (12/3/2020).


Anne menjelaskan, dua tahun terakhir pemkab telah meluncurkan program ‘Desa Cerdas’. Dalam program tersebut, setiap desa didorong untuk menyesuaikan diri dengan percepatan teknologi komunikasi masa kini‎.

Adapun upaya dari pemerintah sendiri, yakni dengan cara menyediakan pusat internet di setiap wilayah pedesaan yang tersebar di 17 kecamatan yang ada. Dalam hal ini, pihaknya berupaya mendorong supaya wilayah pedesaan bisa menjadi wilayah berbasis teknologi dan informasi.

“Memang sudah seharusnya di era digital seperti sekarang ini, wilayah desa ‘melek’ internet. Makanya, ikhtiar kami selama ini, yakni dengan mendorong supaya jaringan internet bisa masuk hingga ke pelosok desa,” jelas dia.

Sedangkan, tujuan lain dari program tersebut tak lain supaya segala sesuatu tentang keunggulan dan produtivitas masyarakat desa bisa dilihat melalui dunia maya. Sehingga, ‎produk-produk unggulan ini bisa dipublikasikan ke masyarakat luar.

Dengan kata lain, dalam hal ini dorongan pemerintah tak lain dengan menyiapkan pemasangan jaringan internet sebagai sarana pendukung utama. Nantinya, melalui jaringan internet yang memadai itu, semua elemen mulai dari pemerintahan desa hingga masyarakat harus mampu memanfaakannya menjadi hal yang bermanfaat.

Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (APTIKA) Diskominfo Purwakarta, Yus Rusli Minta menambahkan, sampai saat ini sudah ada 42 dari 183 desa yang ada, telah memiliki pusat jaringan internet. Adapun program pemasangan jaringan internet desa ini, telah berjalan sejak 2017 lalu.

“Program desa cerdas ini, konsepnya adalah pemberdayaan masyarakat melalui media internet. Program ini, wujud pelayanan pemerintah dengan penyediaan fasilitasi internet gratis melalui media koneksi fiber optic ke setiap desa,” ujar Yus.

Yus menambahkan, di 2020 ini jajarannya kembali meluncurkan inovasi sebagai pendukung program Desa Cerdas itu. Yakni dengan menyiapkan laman internet atau Webdesaku sebagai wadah aplikasi untuk menggabungkan sistem informasi desa dengan lapak online (e commerce).

“Dengan adanya program webdesaku di dalam desa cerdas ini, diharapkan ada pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan. Di webdesaku ini, kedepan masyarakat bisa juga menjajakan produktivitas yang tersedia di desa mereka melalui lapak online tersebut,” pungkasnya. (Asep Mulyana)