Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Oded : Pelayanan Harus Tetap Prima

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Oded : Pelayanan Harus Tetap Prima
Wali Kota Bandung Oded M Danial



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial berharap, BPJS Kesehatan tetap bisa memberikan layanan prima meski kenaikan tarif iurannya dibatalkan Mahkamah Agung (MA). 

Di lain sisi, dia mengaku bersyukur karena penurunan tarif itu bisa meringankan warganya membayar premi asuransi. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah menjangkau akses jaminan kesehatan.

“Saya sebagai kepala daerah mah alhamdulillah. Berarti warga masyarakat tidak diberatkan,” kata Oded saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung pada Rabu (11/3/2020).

Menurut dia, keberadaan BPJS Kesehatan sangat penting agar jaminan kesehatan yang selama ini dinikmati sebagian besar warga masyarakat Indonesia bisa tetap dirasakan.

Oded menyadari, dengan pembatalan kenaikan tarif bisa berdampak besar bagi keberlangsungan lembaga. Jika BPJS Kesehatan colaps, jaminan kesehatan rakyat Indonesia bisa terganggu.

“Kami di Pemkot Bandung menunggu arahan dari pemerintah pusat. Kami mendukung langkah pemerintah pusat. Semoga segera ada jalan terbaik, BPJS Kesehatan bisa tetap hadir. Terpenting hak-hak masyarakat bisa terpenuhi,” ucapnya. 

Seperti diketahui, MA mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2015 tentang Jaminan Kesehatan. Dengan begitu, MA telah membatalkan kenaikan iuran BPJS kesehatan per 1 Januari 2020. (yogo triastopo)