Robert Alberts Tak Gentar Hadapi Tekanan Aremania

Robert Alberts Tak Gentar Hadapi Tekanan Aremania
istimewa



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts tidak akan gentar menghadapi tekanan suporter tuan rumah saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (8/3/2020).

Padahal selama ini, tim berjulukan Maung Bandung ini selalu mendapatkan tekanan berupa teror dari suporter yang dijuluki Aremania itu. Tak hanya saat pertandingan, namun terjadi jelang pertandingan.

Seperti pada musim 2018 lalu, Persib dihujani batu dan botol air mineral dari pendukung Arema saat memasuki menit-menit akhir pertandingan. Korbannya pelatih Mario Gomez yang kini menjadi pelatih Arema mengalami pendarahan di dahi kanannya 

Lalu di musim 2019, tempat menginap skuat Persib mendapatkan teror petasan kembang pada dini hari atau jelang pertandingan dimulai. Alhasil Persib kalah dengan skor telak 1-5. 

Robert mengatakan bahwa tekanan itu sudah biasa terjadi. Bahkan hampir dirasakan di setiap musimnya. 

Karena itu, pelatih asal Belanda ini tak merasa mengalami tekanan. Sebaliknya, ia semakin bersemangat untuk bisa mengalahkan Arema FC. 

Apalagi, lanjutnya jika tekanan itu diberikan saat pertandingan. Kondisi itu yang membuat para pemainnya bersemangat dalam menjalani pertandingan.

"Itu hanya bagian dari permainan, hanya atmosfer yang bagus di stadion dan itu bukan tekanan, pesepakbola senang bermain di atmosfer seperti itu. Jadi itu positif," kata Robert. 

Terkait mengenai perubahan jadwal kick off, Robert juga tak mempermasalahkannya. Semula akan digelar pukul 18.30 WIB menjadi pukul 15.30 WIB. 

Menurutnya perubahan itu takkan mengubah performa para pemainnya. Sebab pertandingan sama-sama digelar dengan waktu 90 menit. 

"Jadi itu sesuatu yang harus kami terima. Tentunya cuaca akan berbeda, tapi kami semua tahu Malang itu agak sedikit seperti Bandung, ada di tampat yang agak tinggi, jadi mungkin masih tetap hangat. Kami bersiap untuk itu," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)