Preview Persis vs Persib, Mencari Bentuk

Preview Persis vs Persib, Mencari Bentuk
Ilustrasi/Antara Foto



PERSIB Bandung masih mencari bentuk. Uji coba lawan Persis Solo, Sabtu (15/2) ini, salah satu ajangnya.

Kota bersejarah itu sudah cukup tua usianya. Sudah 275 tahun. Di perayaan kali ini, masyarakat tempat asal Presiden Joko Widodo itu mendapat kado istimewa: pertandingan Persis Solo versus Persib Bandung.

Jarang warga Kota Solo bisa menyaksikan penampilan Persib, salah satu klub paling populer di Indonesia. Pasalnya, Persis selama ini terantuk-antuk di level bawah sepak bola nasional.


Sabtu (15/2) ini, publik Solo, khususnya penggemar sepak bola, dapat kesempatan menyaksikan Maung Bandung. Kedua klub bakal beruji coba di Stadion Manahan, salah satu venue Piala Dunia U-20 tahun 2021 itu.

“Kami datang ke Solo karena diundang untuk bermain di pertandingan dan menjadi bagian dari perayaan ini. Jadi kami berterima kasih kepada panitia karena sudah mengundang kami,” ungkap pelatih Persib, Robert Alberts di Solo, Jumat (14/2). 

Selain memberi hiburan bagi warga Kota Solo, Alberts punya target lain. Menurutnya, pertandingan ini sangat penting perannya. Tujuan utamanya ingin melihat sejauh mana kemampuan para pemainnya sebelum melakoni Liga 1 2020. 

“Kami sudah melalui pramusim dan menghadapi kick off liga dalam dua pekan ke depan. Jadi penting bagi kami bertanding selama 90 menit di Solo dan lusa kami akan pergi ke Sleman,” katanya.

Pelatih asal Belanda ini mengaku senang lantaran Persis Solo merupakan tim yang kuat dan tangguh meski peserta Liga 2 untuk musim 2020.

“Saya dengar Solo merupakan tim bagus dan kami sudah bersiap. Kami membawa 25 pemain. Satu pemain tidak ikut (Febri Hariyadi) karena harus bergabung dengan tim nasional,” tuturnya.

Alberts pun berencana akan membagi para pemainnya ini. Sebab dua hari setelahnya, atau tepatnya Senin (17/2/2020) timnya akan berhadapan dengan PSS Sleman, salah satu anggota Liga 1.

“Kami akan melakukan rotasi pemain dan mayoritas dari mereka akan bermain selama 90 menit. Mungkin hanya beberapa pergantian. Dan tim yang berikutnya akan dimainkan ketika menghadapi Sleman pada 17 Februari. Jadi terima kasih telah mengundang kami dan kami melihat ke depan untuk pertandingan ini,” katanya.

Pelatih Persis Solo, Salahudin, mengaku sudah tak sabar menghadapi Persib Bandung. Pasalnya, pada akhirnya timnya bisa menggunakan Stadion Manahan Solo yang sebelumnya tak bisa digunakan karena tengah direhabilitasi. 

Bahkan imbasnya, pada musim 2019 lalu, Laskar Sambernyawa ini harus memilih stadion lain yakni Stadion Wilis, Madiun sebagai laga kandangnya. 

“Senang kami bisa bermain di Stadion Manahan dan main di sana nanti. Kami ucapkan terima kasih atas kehadirannya pada suporter atas terlaksananya anniversary meeting,” kata Salahudin.

Sejauh ini, Salahudin menyebut timnya sudah dalam keadaan siap tempur menghadapi Persib. Tak hanya fisik, namun taktik dan strategi sudah dimatangkan.

“Pada dasarnya Persis Solo sudah siap untuk uji coba ini. Artinya kami sudah siap di fisik dan taktik, tinggal menunggu pertandingan saja. Mudah-mudahan lancar di pertandingan nanti,” harap mantan pelatih Barito Putera dan Martapura FC ini.

Namun di laga nanti, Salahudin akan menurunkan lebih dulu pemain lama. Setelah itu beberapa pemain baru akan coba diberikan kesempatan. 

“Ini karena kita kemarin lawan Persebaya, sekarang kita pemain lama sudah bugar dan pemain baru ini kondisinya sedang ditingkatkan. Yang jelas kita bermain dengan baik dan menghibur penonton,” tuturnya.

Senada diungkapkan gelandang Persis, Irfan Afghoni. Ia sudah sangat siap menghadapi Persib. Bahkan ia memastikan akan menampilkan permainan yang maksimal.

“Di laga uji coba ini kita tetap berikan kekuatan maksimal dan berjuang keras untuk melawan Persib Bandung. Karena kita ingin membuat Pasoepati dan warga Solo bangga,” ungkap Irfan. Pasoepati adalah sebutan untuk kelompok pendukung sepak bola Solo.

Selain itu, Irfan mengaku sangat perlu memberikan yang terbaik, terlebih ia merupakan pemain lokal asli Solo. "Motivasinya untuk orang tua dulu kemudian bayar kepercayaan dari coach,” tandasnya. (ing)

Skuat Persib
Kiper: I Made Wirawan, Teja Paku Alam, Dhika Bayangkara.
Belakang: Nick Kuipers, Victor Igbonefo, Fabiano Beltrame, Henhen Herdiana, Supardi Nasir, Mario Jardel, Ardi Idrus, Zalnando.
Tengah: Dedi Kusnandar, Omid Nazari, Gian Zola, Beckham Putra Nugraha, Kim Kurniawan, Erwin Ramdani, Abdul Aziz, Ghozali Siregar, Esteban Vizcarra, Frets Butuan.
Depan: Zulham Zamrun, Beni Oktovianto, Wander Luiz, Geoffrey Castillion.