Nilai SAKIP BB, Begini Komentar Wakil Wali Kota Yana

Nilai SAKIP BB, Begini Komentar Wakil Wali Kota Yana
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Istimewa)



INILAH, Bandung - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan kepada Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana atas prestasi kinerja Sistem Akuntabilitas Kinerja Instasi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat BB di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Senin (10/2/2020).

Penyerahan penghargaan tersebut, diterima Yana dalam acara penyerahan hasil evaluasi SAKIP untuk pemerintah kabupaten/kota wilayah I, yang meliputi wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Banten, dan Jawa Barat.

Seusai menerima penghargaan, orang nomor dua di Kota Bandung ini mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus berusaha melakukan reformasi birokrasi. Karena tujuan akhir dari reformasi birokrasi, disebut dia adalah pelayanan prima kepada warga masyarakatnya.

"Tentu kita sebenarnya bukan mengejar nilai. Tujuan utamanya yaitu pencapaian prioritas pembangunan melalui perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi, efektif, dan efisien," kata Yana.

Sementara itu, Kepala Inspektur Kota Bandung Fajar Kurniawan mengakui, nilai SAKIP Kota Bandung mengalami penurunan. Hal itu terjadi karena terdapat peningkatan standar penilaian SAKIP. Penilaian mengikuti masyarakat sejalan dengan peningkatan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dinamis.

"Tahun lalu belum secara tegas menerapkan sistem penilaian atas cascading dan cross cutting. Secara teknis Kota Bandung telah memiliki potensi besar antara lain system perencanaan dan keuangan yang telah terintegrasi melalui SIRA, Simda, Sistem informasi evaluasi sakip melalui SILAKIP, Sitem Pengawasan APIP melalui SiPeter," kata Fajar.

Menurut dia, semua aplikasi untuk memaksimalkan pelayanan publik. Namun demikian SAKIP harus diselenggarakan menjadi budaya kinerja yg mengakar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh tingkatan dari mulai OPD sampai Kelurahan bahkan sekolah-sekolah.

"Insyaallah untuk SAKIP 2020 kita akan reborn menjadi A kembali. Dan melalui aplikasi Sistem Pengawasan Terpadu (siPeter) ini Kota Bandung dinilai memiliki kelebihan inovasi dibandingkan daerah lain,” ucapnya. (yogo triastopo)