Fabiano Beltrame Intip Kekuatan Lawan di Turnamen Gubernur Jatim

Fabiano Beltrame Intip Kekuatan Lawan di Turnamen Gubernur Jatim
net



INILAH, Bandung - Bek Persib Bandung, Fabiano da Rosa Beltrame mengaku masih buta dengan kekuatan lawan yang akan dihadapinya di Liga 1 2020.

Pasalnya sejauh ini, hampir seluruh tim peserta Liga masih mencari-cari kekuatan. Bahkan beberapa di antaranya masih mengincar pemain baru. 

"Sampai sekarang belum bisa menilai, semua lagi persiapan juga," ungkap Fabiano. 

Terbukti, lanjutnya beberapa tim masih kerap kesulitan dengan meraih kekalahan di beberapa laga uji coba. Seperti halnya Arema FC dan Bhayangkara FC.

"Kemarin Arema main home dan hasilnya draw di uji coba. Lalu Bhayangkara FC di kandangnya kalah sama PSM Makassar. Jadi belum bisa diprediksi karena mereka masih masa persiapan seperti kita," jelasnya. 

Namun, Fabiano memastikan akan segera mengetahui sebagian kekuatan dari peserta Liga 1 2020. Sebab beberapa di antaranya akan menjalani turnamen pramusim bertajuk Piala Gubernur Jatim 2020 pada 10-20 Februari mendatang.

Mereka adalah Madura United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Bhayangkara FC, Arema FC, Persela Lamongan dan Persija Jakarta.

Bahkan turnamen yang akan dilangsungkan di dua Stadion yakni Ratu Pamelingan Pamekasan dan Kanjuruhan, Malang ini akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta. 

"Kita bisa lihat tim mereka seperti apa. Baru kita tahu bagaimana kekuatan mereka nanti saat di Liga," tegasnya.

Sejauh ini, Fabiano mengaku sudah memiliki persiapan yang sangat baik. Bek bernomor punggung 15 ini tak sabar untuk menjalani pertandingan. 

Maklum, pada musim 2019 lalu, ia tak bisa bermain karena statusnya sebagai pemain asing di Persib sudah terpenuhi. Kini statusnya sudah berubah menjadi pemain lokal karena sudah menjadi warga negara Indonesia (WNI). 

"Meskipun tahun lalu saya gak main saya tetap latihan sama tim, sama kalau pulang ke rumah juga jaga kondisi. Saya pikir itu bagus karena saya tahu pas kembali main saya harus ada di kondisi yang harus bagus, dan itu kemarin saya jaga terus," bebernya. (Muhammad Ginanjar)