Kinerja Bupati Cirebon Disorot Dewan Gara-gara Mutasi Hasil Open Bidding Molor

Kinerja Bupati Cirebon Disorot Dewan Gara-gara Mutasi Hasil Open Bidding Molor
Bupati Cirebon Imron Rosyadi. (Dok InilahKoran)



INILAH, Cirebon - Komisi 1 DPRD Kabupaten Cirebon menyoroti kinerja Bupati Cirebon, Imron Rosyadi. Gara-garanya, mutasi hasil open bidding untuk 9 OPD yang terus molor. 

Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Cirebon, Junaedi menilai molornya mutasi tersebut mengganggu kinerja setiap OPD dalam penyerapan anggaran. "Itu dia saya juga bingung. Awal januari sudah laporan ke kami, bahwa hasil open bidding sudah ada orang-orangnya. Tapi kenapa sampai sekarang mutasi belum digelar juga," katanya, Jumat (7/2/2020).

Junaedi menjelaskan, dewan sebetulnya sudah komitmen dengan pihak eksekutif, bahwa tidak akan mencampuri persoalan mutasi dan rotasi. Namun karena banyak masukan dari masyarakat, akhirnya angkat bicara. Disisi lain, Kepala BKPSDM, Supadi kata junaedi, mengaku semua domain sudah ada di Bupati.

"Kami sudah koordinasi dengan pak Supadi. Diakui hasil open bidding sudah terisi, tapi kenapa sampai sekarang belum dilaksanakan. Ini yang jadi pertanyaan kami," ungkap Junaedi.

Terkait isu diluar bahwa mantan Bupati Cirebon Sunjaya masih berperan dan menekan Imron, Junaedi mengaku enggan berpolemik. Namun kalau mutasi masih terus ditunda-tunda, kemungkinan isu tersebut semakin kencang. Disinilah katanya, akan menjadi bola liar yang akhirnya menemukan titip asumsi.

"Saya juga dengar isu seperti itu. Kalau mau dipatahkan, ya segera lakukan mutasi. Terus alasannya apalagi, sementara OPD akan melaksanakan kegiatan. Ini jelas menghambat penyerapan anggaran," tukasnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Bupati Imron sempat mewacanakan akan melakukan mutasi pada awal bulan februari ini. Isu yang berkembang, muatasi dilakukan pada hari Jumat ini. Namun, tidak ada tanda tanda sama sekali. Beredar kabar lainnya, mutasi akan digelar pada hari selasa pekan depan. Namun kabarnya lagi, Imron sedang mengikuti Bintek di Bandung mulai hari jumat ini sampai hari selasa depan. (maman suharman)