Pemkab Cirebon Optimistis Target RPJMD Tahun Ini Tercapai

Pemkab Cirebon Optimistis Target RPJMD Tahun Ini Tercapai
Bupati Cirebon Imron Rosyadi. (Dok InilahKoran)



INILAH, Cirebon - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengaku optimis, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cirebon tahun ini bisa tercapai. Prioritas pembangunan yang menyangkut aspek ekonomi, sosial budaya, pemerintahan, aspek fisik dan prasarana wilayah, menurutnya akan terus dilakukan sesuai dengan visi misi Kabupaten Cirebon.

"Kita optimis target RPJMD bisa tercapai tahun ini. Saya sudah panggil semua kepala OPD, supaya terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Cirebon," kata Imron beberapa waktu lalu.

Sedangkan prioritas pembangunan untuk tahun ini, pihaknya masih terus menargetkan peningkatan akses kualitas pendidikan dasar. Kualiatas pelayanan dan jaminan kesehatan masyarakat, juga menjadi prioritas utama. Sedangkan penyedian infrastruktur wilayah menurut Imron tetap masuk dalam prioritas tahun ini.

"Tahun ini juga kita menargetkan pengembangan ekonomi kerakyatan serta peningkatan kualitas lingkungan. Semua aspek kita targetkan, termasuk penanganan kemiskinan melalui perberdayaan masyarakat dan jaminan sosial," jelasnya.

Ditanya, apakah target RPJMD bisa tercapai, sementara kondisi Kabupaten Cirebon saat ini sedang terpuruk, menurutnya tidak masalah. Sepanjang semua OPD bisa bersinergi dan berpedoman kepada RPJMD, hal itu bisa dilakukan dan biasa memperbaiki kondisi Kabupaten Cirebon saat ini.

"Asal semua bisa bersinergi, saya fikir tidak ada masalah. Kita usahakan penyerapan anggaran bisa dilakukan, diawal tahun. Nanti akhir tahun, semua sudah selesai dan tidak menyisakan silpa," tukasnya.

Sementara data dari Badan Keuangan dan Anggaran Daerah (BKAD) Kabupaten Cirebon menyebutkan, pendapatan daerah APBD tahun ini direncanakan sekitar Rp3,5 triliun. Sementara belanja daerah berada pada angka sekitar Rp3,6 triliun. Belanja daerah tersebut meliputi belanja langsung sekitar Rp2,4 triliun dan belanja tidak langsung sekitar Rp1,1 triliun. (maman suharman).