Dewan Kota Bandung Minta Kegiatan Jalan 'Tol Dago' Dihentikan

Dewan Kota Bandung Minta Kegiatan Jalan 'Tol Dago' Dihentikan
Foto: Yogo Triastopo



INILAH, Bandung - Sejumlah anggota Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Green Hill, Jalan Citra Green Dago, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap pada Selasa (7/1/2020) siang WIB. 

Komisi C mempersoalkan izin dimana setiap kendaraan roda empat yang melintas jalan "Tol Dago" dikenai tarif sebesar Rp 3000. Padahal izin yang diberikan kepada PT DAM Utamasakti Prima adalah izin usaha pengelolaan tempat parkir. 

"Ini sebagai tindaklanjut adanya aspirasi masyarakat yang melaporkan adanya pungutan ketika masuk ke perumahan. Ketika kami sidak, benar bahwa adanya pungutan. Tetapi izin tertera adalah untuk pengelolaan tempat parkir, bukan membayar untuk melintas," kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi. 

Menurut dia, Tol Dago tersebut telah beroperasi sejak tahun lalu tepatnya Agustus 2019. Ini dituturkannya sesuai dengan izin yang diberikan Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. 

"Sebetulnya kami sudah merespon persoalan ini dengan mengundang dinas terkait. Tetapi kami sangat sayangkan, karena sudah beberapa kali kami undang pimpinan dari dinas terkait tidak bisa hadir. Sehingga hari ini kami putuskan untuk memantau langsung ke lapangan," ucapnya. 

Kepada dinas terkait, diharapkan Yudi, segera memberikan peringatan kepada PT DAM Utamasakti Prima sebagai pihak pengelola untuk menghentikan kegiatan. Karena jika dilihat dari izin, kegiatan saat ini masuk dalam kategori pungutan liar. 

"Jangan sampai (Pemkot Bandung) dengan alasan argumentasi untuk meningkatkan PAD yang tidak seberapa ini, tapi akhirnya memberikan dampak cukup luas kepada masyarakat. Maka kami minta supaya pungutan ini dihentikan. Ini termasuk pungli," ujar dia.

Jalan Tol Dago, kerap digunakan pengendara sebagai jalur alternatif dari kawasan Dago menuju Lembang. Sejak Agustus 2019, setiap kendaraan roda empat harus membayar sejumlah uang. Itu berlaku baik dari arah Dago atau sebaliknya. (yogo triastopo)