Soal Pertek BPN Kabupaten Cirebon, Emil Turun Tangan?

Soal Pertek BPN Kabupaten Cirebon, Emil Turun Tangan?



INILAH, Cirebon - Kisruh persoalan pertimbangan teknis (Pertek) yang melibatkan antara developer, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon sampai sekarang belum menemui titik temu. Padahal, untuk itu mereka berulang kali mengadakan pertemuan.

Pertemuan terakhir yang melibatkan perwakilan dari semua unsur terkait soal Pertek BPN ini yakni pada pertengahan Desember 2019 lalu. Hasilnya, dibentuk tim kecil menangani permasalahan Pertek. Salah satu tugas tim sendiri di antaranya untuk melakukan konsultasi-konsultasi baik ke pemetintah provinsi maupun pusat.

"Terakhir rapat, kita sepakat membentuk tim. Tim sudah melayangkan surat ke gubernur terkait masalah pertek ini. Jadi saat ini masih menunggu keputusan gubernur," kata Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Yoga Setiawan, Senin (6/1/2020).

Dia menjelaskan, keputusan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil tersebut ditunggu hingga 40 hari kerja setelah surat dilayangkan. Jika sudah 40 hari kerja tidak ada respon dari gubernur, maka kebijakan akan dilimpahkan ke Bupati Cirebon, H Imron untuk menentukan keputusan terkait masalah tersebut.

"Kalau dalam 40 hari kerja gubernur tidak membalas surat yang dilayangkan tim, maka akan dilimpahkan ke bupati untuk memutuskannya," ungkap politisi Partai Hanura ini.

Yoga berharap permasalahan Pertek BPN ini bisa segera diselesaikan. Sebab, jika terus berlarut maka akan berdampak buruk terhadap investasi yang ada di Kabupaten Cirebon. 

"Sehingga tidak ada yang dirugikan, baik Pemkab maupun para pengembang perumahan yang berinvestasi di Kabupaten Cirebon," kata Yoga. (Maman Suharman)