Pegawainya Kedapatan Merokok Saat Jam Kerja, Dinas Ini Didenda Rp5 juta

Pegawainya Kedapatan Merokok Saat Jam Kerja, Dinas Ini Didenda Rp5 juta
net



INILAH, Purwakarta – Seorang aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas PU, Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Purwakarta terpaksa harus berurusan dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Pasalnya, pegawai tersebut kedapatan merokok di ruangannya saat jam kerja.

Padahal, saat ini telah diberlakukan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di wilayah tersebut. Dalam peraturan tersebut, ada tujuh zona yang merupakan kawasan terlarang bagi para perokok. Salah satunya, kantor pemerintahan dan ruang kerja. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta Asep Supriatna menuturkan, pihaknya telah memanggil pegawai berinisial IB itu untuk dimintai keterangan. Karena, yang bersangkutan terbukti melanggar peraturan yang telah ditetapkan itu. 

“Selain pegawainya, lembaganya pun mendapat sanksi,” ujar Asep kepada INILAH, Senin (6/1/2020).

Untuk sanksinya, Asep menjelaskan, merujuk pada Perda tersebut ASN yang bersangkutan didenda Rp150 ribu. Sedangkan, dinasnya pun mendapat sanksi berupa pembayaran denda sebesar Rp5 juta. Denda tersebut, disetorkan ke kas daerah.

Menurut Asep, ASN yang kedapatan merokok ini seharusnya diproses melalui persidangan umum, setelah sebelumnya diproses oleh PPNS. Karena, masuk tindak pidana ringan, lantaran telah melanggar Perda. Namun, atas kesadaran OPD terkait yang membayar denda, jadi sanksinya hanya berupa pembayaran denda sebesar Rp5 juta.

Asep menegaskan, larangan merokok ini bukan hanya gertak sambal. Artinya, siapapun yang melanggar harus ditindak. Untuk itu, pihaknya berharap seluruh pegawai ataupun masyarakat bisa menjalankan aturan tersebut.

Khusus kantor pemerintahan, pihaknya pun tak mempermasalkan jika mereka menyediakan ruang khusus untuk merokok. Hanya saja, aturan tetap dipakai. Jadi, mereka tidak boleh merokok saat jam kerja.

“Kalau di luar kantor dan saat istirahat ya silakan saja. Tapi, enggak bagus juga merokok di tempat khusus tapi saat jam kerja. Itu tidak boleh,” tegas dia.

Sebelumnya, para petinggi di lingkungan Pemda Purwakarta melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah dinas dan OPD di wilayah itu. Tujuannya, selain untuk memastikan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) yang ada di hari pertama tahun baru, kegiatan ini untuk memastikan Perda KTR ini telah berjalan di lingungan perkantoran.

Dalam sidak yang dipimpin langsung Sekda Purwakarta Iyus Permana atas inturksi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, ada beberapa ASN yang tertangkap tangan sedang merokok di ruang kerjanya. ASN tersebut, diketahui bekerja di salah satu dinas yang lokasinya di sekitar Lapang Purnawarman. (Asep Mulyana)