Penataan PKL Cikapundung Barat Mulai Dikerjakan

Penataan PKL Cikapundung Barat Mulai Dikerjakan
Penataan PKL Kota Bandung. (istimewa)



INILAH, Bandung - Penataan pedagang kali lima (PKL) di kawasan Cikapundung Barat telah dimulai. Sejumlah tenda knock down untuk pedagang kuliner di sisi tepi Sungai Cikapundung telah terpasang. Hasilnya, kawasan Cikapundung Barat mulai terlihat lebih asri.

Proses pengerjaan, sudah dimulai sejak Kamis (2/1/2020) dengan pemasangan rangka bongkar pasang untuk blok dagangan kuliner yang berada tepat di pinggir Sungai Cikapundung. Sebelumnya, para pedagang sudah membongkar sendiri tendanya pada Rabu (1/1/2020).

“Alhamdulillah sesuai jadwal di awal tahun kita mulai memasang, jadi pedagang sudah bongkar sendiri untuk pedagang kuliner, sekarang sudah terpasang rangka,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Menurut dia, proses pengerjaan untuk keseluruhan area PKL di Cikapundung Barat ini akan dikebut tuntas pada pertengahan Januari mendatang. Tidak hanya tenda kuliner saja, namun semua lapak dan beragam fasilitas lainnya pun diharapkan tuntas sesuai target.

Nantinya, bagian pedagang kuliner di tepi Sungai Cikapundung akan menggunakan tenda knock down. Kemudian kuliner yang berada di samping BJB University menggunakan tenda lipat. Sedangkan penjual buku, kios, dan pembuat stempel akan diberikan gerobak.

“Secara keseluruhan di Jalan Cikapundung Barat ini terdapat 104 PKL. Mereka dibagi dalam empat blok atau zona. Di blok A yakni depan BJB University terdapat 15 penjaja stempel di siang hari dan 15 pedagang kuliner pada malam hari, serta satu kios,” ucapnya.

Kemudian di blok B yaitu di depan eks gedung matahari, terdapat lima jasa pembuat stempel. Lalu blok C yang berada di bahu Sungai Cikapundung berisi 37 pedagang kuliner, empat pembuat stempel, dua kios, satu penjual aksesoris dan satu lapak jasa sol sepatu.

Dan terakhir sambung dia di blok D, yaitu di depan gedung PLN terdapat 12 lapak penjual buku, empat stan aksesoris, tiga lapak kuliner pada malam hari dengan satu kuliner ringan serta tiga kios rokok.

“Kita sudah data dari awal tidak boleh ada penambahan. Kalau berkurang ya alhamdulillah mungkin bisa jadi naik kelas pindah ke toko,” ujar dia.

Sementara itu, koordinator PKL Cikapundung Barat, Nandang sangat menyambut antusias upaya penataan di Jalan Cikapundung Barat ini. Untuk itu, para pedagang pun mendukung agar proses pengerjaan bisa berjalan sesuai target.

Sehingga sambung dia, bisa segera berjualan dengan suasana baru yang mampu menarik lebih banyak pembeli. “Pedagang lebih senang, karena lebih menarik dan kelihatan tidak kumuh. Kalau seperti ini lebih bersih. Setelah penataan ini diharapkan pengunjung jadi lebih bagus lagi,” kata Nandang. (yogo triastopo)