Di Purwakarta, Pasutri Baru Bakal Dibekali Kartu Nikah Khusus 

Di Purwakarta, Pasutri Baru Bakal Dibekali Kartu Nikah Khusus 
net



INILAH, Purwakarta – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta memiliki program baru pada 2020. Kali ini, khusus bagi para pasangan suami istri (pasutri) selain mendapatkan akta nikah mereka akan dibekali kartu nikah.

Kepala Kantor Kemenag Purwakarta Tedi Ahmad Junaedi menuturkan, kartu nikah ini bentuknya seperti kartu tanda penduduk (KTP). Saat ini, kartu tersebut mulai berlaku dan prosesnya masih sentralistik. Sebab, peralatan-peralatan untuk mencetaknya belum menyentuh ke Kantor Urusan Agama (KUA).

“Untuk pasangan baru, bisa datang Kemenag dengan membawa berkas pernikahannya. Kartunya nanti dicetak di sini,” ujar Teddy kepada wartawan di kantornya, Jumat (3/1/2020). 

Untuk saat ini, dia menyebutkan kartu tersebut baru berlaku bagi pasangan yang baru nikah. Sedangkan, untuk pengantin yang lama untuk sementara tak perlu membuat kartu nikah tersebut. Alasanya, karena masih keterbatasan logistik.

Saat disinggung manfaatnya, Tedi menyebutkan kartu nikah bisa dibawa seperti layaknya kartu identitas lainnya. Jadi, jika berkunjung ke suatu tempat dan diminta menunjukan surat nikah cukup tunjukan kartu tersebut.

“Dengan kartu ini, bisa diketahui apakah mereka pasutri sah atau bukan. Dan nantinya kartu nikah pun bakal terintegrasi untuk pembuatan paspor dan lainnya,” jelas dia.

Tak hanya kartu nikah, Tedi juga menjelaskan kepada para pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan perlu memiliki sertifikat nikah, dengan terlebih dahulu melakukan kursus atau bimbingan pranikah selama dua pekan.

“Untuk mendapatkan kelayakan menikah harus ada proses bimbingan perkawinan termasuk di dalamnya soal kesehatan. Tapi untuk saat ini, masih belum wajib,” pungkasnya. (Asep Mulyana)