Malam Pergantian Tahun, Tak Ada Pesta Hiburan Rakyat di Purwakarta

Malam Pergantian Tahun, Tak Ada Pesta Hiburan Rakyat di Purwakarta
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika



INILAH, Purwakarta - Suasana perayaan pergantian tahun di Kabupaten Purwakarta, dipastikan tak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya. Mengingat, kali ini petugas kepolisian telah mengeluarkan imbauan soal pembatasan hiburan-hiburan rakyat di moment tersebut. 
 
Alhasil, kegiatan hiburan rakyat yang sudah jauh-jauh hari diagendakan oleh Pemkab Purwakarta, juga dipastikan gagal. Padahal, di momen malam tahun baru nanti, akan digelar pesta hiburan rakyat dengan menampilkan Pedangdut Nassar.
 
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika membenarkan terkait hal tersebut. Pihaknya, terpaksa membatakan agenda kegiatan yang akan digelar pada malam pergantian tahun nanti. Hal itu, kata dia, sesuai kesepakatan dengan seluruh unsur musyawarah pimpinan daerah (Muspida) setempat. 
 
"Sebetulnya, pelaksanaan pesta rakyat ini telah dipertimbangkan dari jauh-jauh hari. Apalagi, sesuai dengan keputusan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkominda). Tapi, karena suatu alasan akhirnya pesta tahun baruan ini dibatalkan," ujar Anne kepada INILAH, Senin (31/12/2018).
 
Salah satu pertimbangannya, sambung Anne, karena saat ini Indonesia sedang berduka akibat banyaknya bencana alam yang menimpa beberapa daerah. Sehingga, menurutnya, sangat tidak elok ketika warga di daerah lain sedang berduka akibat bencana, di wilayahnya justru mau menggelar pesta hiburan rakyat.
 
Untuk itu, kata dia, pesta hiburan rakyat yang tadinya akan digelar di Lapangan Sahate, akhirnya dibatalkan. Sebagai gantinya, pemkab menyelenggarakan perayaan malam pergantian tahun dengan sejumlah kegiatan. Salah satunya, pengajian bersama unsur pemerintahan.
 
Untuk pedangdut Nassar, lanjut dia, malam ini tetap ada di Purwakarta. Karena, sejak lama pemkab telah membooking yang bersangkutan. Tapi nanti konsepnya berbeda. Jadi, tak berbentuk hiburan, tapi bentuknya jumpa fans, foto bersama serta menonton air mancur di Taman Maharaja Sri Baduga, Situ Buleud.
 
"Malam tahun baru kali ini, tidak ada pesta. Sebab, Indonesia sedang berduka. Kita ingin berempati terhadap warga yang terdampak bencana ini," ujar Anne.
 
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi, membenarkan jika malam tahun baru di Purwakarta tidak ada pesta hiburan. Termasuk, pesta kembang api, dan konvoi kendaraan di sejumlah ruas protokol. 
 

"Yang berbau pesta-pesta kita larang. Tetapi, kegiatan lainnya untuk mengisi tahun baru, selama tidak hingar bingar, kita perbolehkan. Imbauan ini sudah kami sebar. Termasuk ke tingkat kecamatan," ujar Twedi.