Ini Upaya Oded Atasi Persoalan Banjir di Kota Bandung

Ini Upaya Oded Atasi Persoalan Banjir di Kota Bandung
Wali Kota Bandung Oded M Danial/foto: INILAH/Yogo Triastopo



INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mengatasi banjir di kawasan Kota Bandung. Upaya tersebut adalah dengan melanjutkan program Wali Kota Bandung sebelumnya Ridwan Kamil.

"Kami selaku pemerintah akan berupaya bagaimana menata tentang datangnya air hujan ini, salah satunya dengan melanjutkan program seperti pembangunan kolam retensi," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo, Jalan Dewi Sartika, Kota Bandung pada Rabu (18/12/2019).

Selain kolam retensi, Pemkot Bandung akan melakukan penanaman pohon untuk mengatasi persoalan banjir. Dia pun akan berkoordinasi dan memanggil dinas terkait untuk mencari solusi mengatasi permasalahan banjir.

"Kalaupun masih banjir, kami menyampaikan permohonan maaf. Tetapi kami akan terus berupaya menata datangnya hujan," ucapnya.

Oded pun berpesan kepada warga masyarakat Kota Bandung agar lebih berhati-hati dan selalu waspada akan datangnya hujan. Karena bisa saja, hujan yang turun, dapat menyebabkan terjadinya sebuah musibah yang tidak diinginkan.

"Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika hujan datang agar tidak menjadi musibah. Artinya masyarakat harus berhati-hati dan lebih waspada agar kita selamat dari hal yang bisa saja tidak terduga," ujar dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi mengakui jika persoalan banjir di Kota Bandung masih menjadi perhatian. Total banjir cileuncang di kawasan Kota Bandung di setiap tahunnya tidak berkurang yakni ada 67 titik.

"Tetapi lama banjir yang semula 60 menit menjadi sekitar 20 menitan," kata Didi.

Menurut dia, kawasan langganan banjir masih terjadi di daerah Jalan Jakarta, Astana Anyar, Pasteur dan lainnya. Pembangunan kolam retensi di sejumlah wilayah pun, dipandang belum mampu mengatasi sepenuhnya persoalan banjir Kota Bandung. (Yogo Triastopo)