Tren Positif Geliat UMKM di Purwakarta, Begini Pesan Bupati Anne

Tren Positif Geliat UMKM di Purwakarta, Begini Pesan Bupati Anne
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.



INILAH, Purwakarta - Geliat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purwakarta, menunjukan tren positif. Salah satu indikatornya, bisa terlihat dari penambahan pelaku UKM baru di setiap tahunnya.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika cukup berbangga hati melihat perkembangan di sektor UMKM ini. Karena, secara tidak langsung taraf ekonomi masyarakatnya juga menjadi berkembang.

"Kami sangat bersyukur, karena denyut perekonomian masyarakat melalui UMKM cenderung berkembang. Karena, secara otomatis berimplikasi juga terhadap perekonomian masyarakat," ujar Anne saat berbincang dengan INILAH di kantornya, Jumat (29/11/2019).

Anne menjelaskan, merujuk data dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan setempat, saat ini lebih kurang sudah ada 8.500 pelaku UMKM di wilayahnya. Para pelaku usaha ini, tersebar di hampir seluruh desa di 17 kecamatan yang ada. "Mayoritas, UMKM ini begerak di sektor makanan dan minuman," jelas dia.

Menurut Anne, dalam hal ini tugas pemerintah sendiri, selain membantu dalam hal pemasaran, juga turut mendorong supaya pelaku UMKM ini terverifikasi. Jadi. yang belum tersertifikasi, misalnya dari BPOM dan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) yang salah satu poinnya mengatur soal masa kadaluarsa, didorong untuk segera mengurus izin-izin tersebut.

"Memang, ada sebagian pelaku UMKM yang belum mengurus izin-izin tersebut. Makanya, pemerintah akan membantu memfasilitasinya," jelas dia. 

Menurut Anne, dari sisi kualitas maupun kuantitas produk UMKM ini harus terus ditingkatkan. Dari sisi kualitas, salah satunya harus diperhatikan mengenai keamanan produk itu sendiri.

Misalnya, sambung Anne, dengan melampirkan tanggal kadaluarsa dan PIRT yang dikeluarkan dinas terkait. Terlebih, setahu Anne, masih banyak produk makanan yang expirednya tidak tahan lama.

"Makanya, ini harus juga jadi perhatian kita. Alhamdulillah, tahun ini ada 400 pelaku UMKM yang kami fasilitasi izin PIRT-nya," tambah Anne.

Anne menambahkan, saat ini produk UMKM yang dihasilkan para pelaku usaha ini sudah merambah galeri ataupun outlet oleh-oleh. Sehingga, sudah seharusnya para pelaku UMKM ini lebih memperhatikan produknya, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

"Ada tiga syarat utama yang harus diperhatikan. Yakni, soal kualitas produk, kuantitas produksi dan pengemasan," pesan Anne. (Asep Mulyana)