Kisruh DPRD Kabupaten Cirebon Berakhir

Kisruh DPRD Kabupaten Cirebon Berakhir
Foto: INILAH/Maman Suharman



INILAH, Cirebon – Rapat paripurna pembentukan Pansus Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (30/10/2019), akhirnya digelar juga. Rapat yang sempat molor berjam-jam akibat dua kubu koalisi tidak menemukan kesepakatan.

Meski dalam situasi memanas, tiga agenda rapat tetap dilaksanakan. Agenda pertama, perubahan jadwal kegiatan, lalu Pembubaran Pansus Tata Tertib DPRD, dan Pembentukan Pansus Tata Tertib DPRD.

Pantauan, rapat dihadiri 46 anggota dewan. Hasil rapat menyebutkan kesepakatan konsultasi pimpinan dan ketua fraksi tanggal 29 Oktober 2019 lalu tentang Pembentukan Pansus Tatib pada tanggal 22 Oktober 2019, dibubarkan. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon M Luthfi.

Menurutnya, secara konstitusional payung hukum pembetukan pansus tatib harus berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pasal 163 ayat 3. Isinya menyebutkan, ketentuan mengenai tata cara pembentukan, susunan, serta tugas dan wewenang alat kelengkapan DPRD kabupaten/kota diatur dalam peraturan DPRD kabupaten/kota tentang tata tertib.

"Kita sudah kompromi dengan semua unsur pimpinan dan masing-masing ketua fraksi. Saat ini pembentukan pansus tatib dengan personalia yang baru sudah terbentuk," kata Luthfi.

Luthfi menyebutkan, susunan personalia pembentukan pansus tatib diantaranya adalah, Hanifah sebagai Ketua Pansus dari fraksi PKB dan Wakil ketuanya, Junaedi dari fraksi PKS. Sementara Sekretaris dipercayakan kepada, adala Khanafi dari fraksi Partai Golkar. Sementara, Darusa, Mahmudi, Mustofa, Aan Setiawan, Anton Maulana, Sofwan, Nana Kencanawati, Munawir, Moh Gofur, Ahmad Fawaz, Mukhlisin dan Mahmud Jawa sebagai anggota pansus.

"Kita akan berikan waktu kepada mereka untuk merumuskan perubahan - perubahan tatib. Ini untuk jangka panjang yaitu lima tahun kedepan menyelesaikan seluruh agenda dewan. Jumat besok kita paripurna AKD yang baru. Kegaduhan berakhir dan kita bekerja secara tim," jelas Luthfi. 

Luthfi menambahkan, dengan diakomodirnya seluruh fraksi DPRD Kabupaten Cirebon, semakin menguatkan kinerja dewan nantinya. Dirinya berharap, semua komponon bisa bersama sama membangun Kabupaten Cirebon yang saat ini sedang terpuruk. (Maman Suharman)