Artis FTV Diduga Terlibat Praktik Prostitusi Online di Cirebon

Artis FTV Diduga Terlibat Praktik Prostitusi Online di Cirebon
Polres Cirebon Kota membongkar praktik prostitusi online melalui aplikasi pesan WA



INILAH, Cirebon - Polres Cirebon Kota membongkar praktik prostitusi online melalui aplikasi pesan WhatsApp (WA). Seorang artis FTV disebut-sebut terlibat dalam bisnis haram ini.
 
Praktik prostitusi online diketahui dijalankan seorang pelaku berinisial E (32), warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Akibat perbuatannya, E diamankan petugas di Mapolres Cirebon Kota.
 
Selama sekitar satu tahun terakhir, E menjalankan bisnis haram tersebut. Targetnya, konsumen kalangan atas dengan tarif sekali kencan mencapai Rp1,5 juta.
 
Polisi mengamankan E dan seorang perempuan dalam jaringan bisnisnya kala tengah bertransaksi di salah satu hotel di Kota Cirebon. Dari nilai uang yang diterima dalam setiap transaksi, E memperoleh komisi Rp500 ribu.
 
Kapolres Cirebon Kota AkBP Roland Ronaldy mengungkapkan, mucikari yang diamankan tersebut memiliki 25 perempuan dalam jaringan bisnisnya. Salah satu dari 25 perempuan itu diketahui berprofesi sebagai artis FTV.
 
"Anak buah wanitanya dari kalangan DJ, baik dari Cirebon maupun Jakarta, foto model, pegawai swasta, hingga artis berinisial TK," beber Roland.
 
Komunikasi antara pelanggan dan mucikari hanya menggunakan pesan WhatsApp, termasuk mengirimkan foto-foto perempuan dalam jaringan bisnisnya. Atas perbuatannya, E dijerat Pasal 27 ayat 1 atau Pasal 45 ayat 1 Undang Undang Tahun 2016 Tentang ITE.
 
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa handphone dan mobil mewah Daihatsu Sirion serta Honda CRV Turbo milik pelaku. Roland berjanji akan mengembangkan kasus ini lebih lanjut.
 
Sementara, pelaku E tak bisa mengelak sangkaan atas dirinya. Namun, dia enggan membeberkan para pelanggannya dan hanya menyatakan pelanggan kebanyakan dari kelas atas. "Dari menengah atas," cetusnya pendek.