Dibantu Program Rutilahu, Mak Icih Kini Bisa Tidur Nyaman

Dibantu Program Rutilahu, Mak Icih Kini Bisa Tidur Nyaman
foto-foto: Asep Mulyana
Dibantu Program Rutilahu, Mak Icih Kini Bisa Tidur Nyaman



INILAH, Purwakarta – Mak Icih (76) tak henti-hentinya berucap bersyukur. Oktober ini, mungkin menjadi bulan yang membahagiakan bagi perempuan paruh baya warga Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta itu.

Bagaimana tidak, impiannya memiliki kediaman yang layak untuk disinggahi akhirnya terlaksana. Hal itu terjadi sesaat setelah pemerintah daerah menggandeng unsur TNI untuk melakukan renovasi rumahnya yang hanya yang selama ini hanya berdinding bilik itu. Ya, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Saat ditemui di kediamannya, Mak Icih menjelaskan, bantuan dari pemerintah dan TNI ini sangat bermanfaat dan sangat membantu dirinya menjalani masa tuanya. Apalagi, ini menjadi impiannya sejak dulu.

“Alhamdulillah, terima kasih saya haturkan kepada pemerintah dan TNI. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ujar Mak Icih, akhir pekan kemarin.

Apalagi, kata dia, bantuan tersebut tak hanya diterima dirinya saja. Warga desanya pun merasakan hal sama. Mereka tak lagi gusar, karena melalui program TMMD ini jalan desa yang diimpikan pun sedang dibenahi.

Sebelumnya, Dandim 0619 Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho menjelaskan tahun ini merupakan program TMMD ke-106 ini. Ada dua kegiatan yang dilakukan. Yakni, kegiatan fisik dan nonfisik. Untuk kegiatan fisik, yakni berupa pembangunan pengecoran jalan sepanjang 650 meter yang merupakan akses penghubung desa, termasuk pelebarannya menjadi 4 meter dan membangun gorong-gorong dan Tembok Penahan Tebing (TPT).

“Untuk kegiatan nonfisiknya, di antaranya rehab rumah tidak layak huni (Rutilahu) di lima titik, pembangunan poskamling, serta penyempurnaan bangunan masjid yang ada di desa tersebut,”jelas dia.

Untuk kegiatan pembangunan infrastruktur sendiri, sambung dia, sudah dimulai sejak 2 Oktober kemarin. Dalam kegiatan ini, pihaknya menerjunkan sedikitnya 150 personel TNI AD. Pihaknya menargetkan, pembangunan infratruktur layak bagi masyarakat ini bisa rampung selama 30 hari kedepan.

Dia menambahkan, dalam pembangunan infrastruktur ini seluruh unsur yang ada akan terlibat. Termasuk, keterlibatan dari masyarakat sekitar. Sehingga, pihaknya memastikan target tersebut akan terealisasi tepat waktu. Karena, dalam program ini intinya tak sebatas membangun infrastruktur, melainkan upaya membangun kebersamaan dan menguatkan jiwa nasionalis masyarakat melalui gotong royong. (Asep Mulyana)