Purwakarta Punya 'Sipinter Berisi', Layanan Pariwisata Berbasis Teknologi

Purwakarta Punya 'Sipinter Berisi', Layanan Pariwisata Berbasis Teknologi
(Foto: Asep Mulyana)



INILAH, Purwakarta - Kabupaten Purwakarta, memiliki 'seabrek' lokasi eksotis yang bisa dieksplorasi untuk berwisata. Tak hanya di pusat kota, area ini pun tersebar di sejumlah wilayah tersembunyi.

Atas dasar itu, beberapa waktu lalu, pemerintah daerahnya melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) setempat, membuat sebuah inovasi berupa layanan kepariwisataan guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Uniknya, layanan kepariwisataan tersebut dibuat dengan sistem aplikasi berbasis teknologi. Sistem Informasi pariwisata Purwakarta terintegrasi (Sipinter Berisi), begitulah sebutan untuk layanan kepariwisataan berbasis teknologi itu.

Layanan ini, merupakan pelengkap dari layananan 'Sampurasun Purwakarta' atau aplikasi android yang telah diluncurkan sebelumnya. Bedanya, jika Sampuran Purwakarta adalah sebuah aplikasi yang diakses melalui smart phone, untuk Sipintar Berisi itu merupakan bentuk fisik dari layanan kepariwisataan.

Dengan program ini berbasis digital wisatawan bisa mengakses tentang pariwisata di Purwakarta melalui sebuah alat khusus menyerupai smart phone raksasa (Digital Signage).

Kadisporaparbud Kabupaten Purwakarta, Agus Hasan Saefudin menuturkan, pihaknya sengaja membuat aplikasi tersebut guna memudahkan masyarakat. Terutama, bagi mereka yang membutuhkan informasi mengenai kepariwisataan di wilayah kerjanya.

"Semua informasi mengenai kepariwisataan di Purwakarta ada dalam sebuah media yang kami namai Sipinter Berisi," ujar Agus kepada INILAH, saat launching layanan Sipenter Berisi di hotel Harper Purwakarta, Jumat (4/10/2019).

Dia menjelaskan, media informasi kepariwisataan berbasis digital ini disimpan di sejumlah hotel dan fasilitas umum. Untuk sementara, baru ada empat unit yang disebar. Salah satunya di Hotel Harper.

"Kami pastikan seluruh hotel dan fasilitas publik yang menjadi pusat keramaian akan dipasang media informasi tersebut. Idealnya, kami pasang di 20 titik," jelas dia.

Dia menjelaskan, ada banyak menu pilihan layanan dalam media informasi tersebut.

Misalnya, informasi mengenai rumah makan khas, cafe, tempat nongkrong dan lokasi wisata (alam, kuliner dan religi) yang ada di Purwakarta.

Nantinya, sambung dia, media tersebut bakal menampilkan lokasi yang hendak dituju masyarakat, berikut dengan penunjuk jalannya. Selain itu, dalam media tersebut masyarakat bisa melihat data mengenai jumlah kunjungan wisatawan di masing-masing destinasi.

"Dengan media ini, pelayanan kepariwisataan menjadi lebih praktis," kata dia. jelas dia.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengapresiasi inovasi yang dilakukan dinas terkait. Menurutnya, program ini bisa menjadi pelengkap pelayanan di sektor kepariwisataan di wilayahnya.

"Kemajuan teknologi, saat ini semakin pesat. Tentu, kita pun harus bisa bersaing. Salah satunya, dengan menerapkan pelayanan-pelayanan berbasis teknologi," ujar Anne.

Anne mengklaim, perkembangan pariwisata di wilayahnya saat ini semakin pesat. Tentunya, hal itu harus diimbangi dengan sinergitas antara pemerintah daerah dengan para pelaku usaha pariwisata.

"Kami sangat mendukung atas inovasi yang dilakukan oleh Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Disporaparbud," tuturnya.

Bupati berharap, semoga aplikasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Purwakarta, wisatawan serta pemerintah daerah sebagai bahan dalam mapping urusan kepariwisataan.

"Sehingga nantinya dapat menentukan langkah kebijakan terbaik dalam hal pengembangan pariwisata Kabupaten Purwakarta," pungkasnya. (Asep Mulyana)