Wabup Cirebon Jangan Kroni Korupsi Sunjaya

Wabup Cirebon Jangan Kroni Korupsi Sunjaya
Foto: Net



INILAH, Cirebon - Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono berharap Wakil Bupati (Wabup) Cirebon yang akan terpilih nanti bukanlah kroni yang terkait kasus korupsi mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi. Hal tersebut disampaikan Ono menyikapi konstalasi politik pemilihan Wabup Cirebon yang mulai memanas.

"Siapapun wabupnya, asal jangan kroni Sunjaya yang terlibat korupsi dengan dia. Ini karena kita ingin Kabupaten Cirebon bebas dari korupsi," kata Ono ketika dihubungi lewat sambungan telepon selulernya, Kamis (3/10/2019).

Ono menjelaskan, Kabupaten Cirebon perlu Wabup yang mempunyai integritas tinggi dan tidak ada catatan kasus korupsi. Di samping itu harus mampu mengembalikan kejayaan suara PDIP pada pemilu nanti karena suara PDIP di Kabupaten Cirebon saat ini menduduki posisi kedua. Wabup pun harus berasal dari kader partai.

"Wabup itu kriterianya sederhana. Mampu mengembalikan suara PDIP pada pemilu nanti, harus dari kader partai dan bukan kroni Sunjaya yang berkaitan dengan kasus korupsi Sunjaya. Kita ingin Kabupaten Cirebon bebas korupsi," jelas Ono.

Saat ini, lanjut Ono, sudah ada 19 nama calon Wabup Cirebon yang sudah masuk ke DPD Jabar. Dari 19 calon tersebit, 13 calon daftar dari DPC dan enam calon lainnya daftar langsung ke DPD. Sabtu depan, ke 19 calon tersebut akan menjalani fit and proper test di DPD. Baru setelah itu hasilnya akan diserahkan ke DPP.

"Sabtu pekan ini kita akan lakukan fit and proper test. Nanti hasilnya kita serahkan ke DPP. Hasilnya bagaimana, ya itu urusan DPP. Saya yakin DPP pasti memilih Wabup yang terbaik," ungkapnya.

Sementara untuk Bupati Imron, Ono meminta supaya bisa bersikap egaliter dan bisa merangkul semua pihak. Imron juga harus mampu mengurai semua permasalahan yang sedang dihadapi Kabupaten Cirebon saat ini. Dalam memimpin Kabupaten Cirebon, Imron harus fokus memberdayakan ekonomi kerakyatan supaya perekomian masyarakat terus meningkat.

"Ya itu tadi, harus didukung oleh Wabup yang bisa bekerjasama dan saling mengisi. Kondisi kabupaten saat ini sedang terpuruk, jadi tugas bupati dan wakilnya memperbaiki kondisi saat ini," tukas Ono. (maman suharman)