Kolaborasi Pemkab-TNI: Tak Ada Lagi Wilayah Terisolasi di Purwakarta

Kolaborasi Pemkab-TNI: Tak Ada Lagi Wilayah Terisolasi di Purwakarta
Foto: Net



INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta mengklaim, saat ini persoalan infrastruktrur khususnya jalan yang ada di wilayah ini nyaris rampung 100%. Data dari dinas terkait, tinggal 28,135 kilometer jalan yang masih dalam kondisi masih krikil. Selebihnya sudah berlais aspal dan beton.

Sama halnya dengan pemkab, Komando Distrik Militer (Kodim) 0619 Purwakarta pun mencatat, dari hasil penelusuran institusi, di wilayah ini hanya tinggal 10 titik jalan yang belum ditingkatkan. Bahkan di kabupaten ini sudah tak ada lagi daerah yang terisolasi akibat keterbatasan infrastruktur.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0619 Purwakarta Kapten Arm Amarudin menuturkan, dari hasil penelusurannya sampai saat ini sudah tak ada lagi wilayah yang terisolasi di Kabupaten Purwakarta. Nyaris seluruh jalan penghubung desa maupun kecamatan di wilayah ini telah dibangun jalan.

“Hasil pemetaan kami, kurang lebih ada 10 titik lagi yang belum ditingkatkan. Jalan tersebut masih kondisi krikil dan tinggal menunggu di beton saja,” ujar Amarudin kepada INILAH, belum lama ini.

Salah satu jalur yang belum ditingkatkan, kata Amarudin, yakni jalan penghubung yang ada di Kecamatan Bojong yang perbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung Barat. Di lokasi itu jalurnya sudah ada, tinggal pemantapannya.

Sejauh ini, kata dia, jajarannya kerap dilibatkan dalam percepatan pembangunan di wilayah tersebut. Jadi, tak heran jika saat ini jalan-jalan di kabupaten ini, sebagian besarnya sudah sangat memadai. Salah satu keterlibatannya, yakni melalui beberapa program kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Tahun ini, jajarannya juga kembali dilibatkan, yakni melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Tahun ini, merupakan program TMMD yang ke 106. Adapun keterlibatannya kali ini, yaitu jalan penghubung antara Desa Cisaat, Kecamatan Campaka dengan Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu. Dalam program ini, ada sepanjang 650 meter yang diperbaiki.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Purwakarta melansir, persentase pembangunan jalan di wilayah ini selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sebelumnya, atau sebelum 2008 lalu, Purwakarta memiliki persentase ruas jalan mantap sebesar 62,2% atau sepanjang 447 Kilometer dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer.

“Persenate kemantapan jalan ini terus meningkat dari tahun ketahun. Hingga akhir 2018 kemarin, jalan mantap di wilayah kami mencapai 84,10 %,” jujar Kepala DBMP Purwakarta, Buddy Supriyadi.

Pihaknya merinci, sampai saat ini dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer ini, masing-masing 556,079 kilometer merupakan kategori jalan berlapis aspal. Kemudian, jalan kategori beton mencapai 134,710 kilometer. Lalu, 28,135 kilometer masih dalam kondisi masih krikil.

“Jadi, sudah tak ada jalan tanah di wilayah kami. Adapun untuk yang krikil, itu masih dalam proses finishing,” tambah dia. (Asep Mulyana)