Angka Stunting di Kota Bandung Belum Turun Signifikan 

Angka Stunting di Kota Bandung Belum Turun Signifikan 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita. (Istimewa)



INILAH, Bandung - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita menyatakan, angka stunting di Kota Bandung diklaim mengalami penurunan. Meski belum signifikan, namun terpantau ada penurunan kasus stunting di Januari sampai September Penimbangan Balita. 

"Di tahun 2018 angka stunting di angka 25,8 persen, sedangkan tahun 2019 dari angka 25,8 persen tersebut hanya turun 0,5 persen. Jadi penurunannya belum sangat signifikan, mudah-mudahan bisa menurun," ujar Rita, Selasa (2/10/2019).

Dia menyatakan indikator dari stunting tersendiri diawali dari bayi dalam kandungan, stunting tidak hanya pada fisik tetapi juga daya pikir bayi mengalami perlambatan. 

"Ada perbedaan antara stunting dengan gizi buruk. Jika gizi buruk bisa dipulihkan, namun stunting tidak bisa dikoreksi kembali, apalagi jika terdeteksinya setelah anak berusia di atas dua tahun," ucapnya.

Dia berharap, program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting harus terus didukung termasuk dari masyarakat. Apapun program yang digulirkan pemerintah jika tidak didukung masyarakat, tidak akan berhasil.

"Pemerintah kota Bandung terus melakukan upaya preventif, dengan memberikan asupan gizi yang baik kepada ibu hamil,' tambahnya. (Okky Adiana)