Di Stasiun Purwakarta, Ada Gerbong Khusus Pelayanan Kesehatan Gratis

Di Stasiun Purwakarta, Ada Gerbong Khusus Pelayanan Kesehatan Gratis
(Foto: Asep Mulyana)



INILAH, Purwakarta - PT KAI Daerah Operasional (Daop) II Bandung, menyiapkan gerbong khusus untuk pelayanan kesehatan (Rail Clinik). Dalam kereta ini, terdapat fasilitas lengkap yang sangat memadai untuk menunjang pemeriksaan kesehatan masyarakat.

“Rail clinik (RC) ini, merupakan terobosan terbaru dari pelayanan PT KAI yang telah diluncurkan sebelumnya. Di Purwakarta sendiri, merupakan lokasi ke empat yang RC yang digelar di Daop II,” Manager Humas PT KAI Persero Daop II Bandung, Noxy Citrea Bridara, dalam rilis yang diterima INILAH, Kamis (26/9/2019).

Noxy menjelaskan, dalam program ini PT KAI menyiapkan empat gerbong yang disulap menjadi lokasi pelayanan. Yakni dua gerbong khusus untuk pelayanan kesehatan, di antaranya untuk pemeriksaan gigi, EKG, ruang farmasi dan bersalan. Kemudian, dua gerbong lainnya untuk sarana edukasi, di antaranya layanan perpustakaan (Rail Library).

“Jadi, empat gerbong ini standby beberapa jam di lokasi tersebut untuk melayani masyarakat sekitar,” jelas dia.

Hari ini, sambung dia, empat gerbong khusus ini berhenti di stasiun Purwakarta untuk melayani pengobatan gratis sekitar 200 warga sekitar. Dalam gerbong tersebut, pihaknya pun menyiapkan beberapa dokter spesialis dan dokter umum. Salah satunya, dokter gigi.

Untuk warga lain pun bisa menikmati layanan perpustakaan di dua gerbong lainnya. Dan kami tegaskan, layanan ini gratis,” tambah dia. 

Pihaknya menambahkan, selain turut memperhatikan kesehatan masyarakat, secara internal pun PT KAI Daop II Bandung merutinkan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan terhadap para pegawainya. Dengan kata lain, kegiatan ini merupakan program tahunan PT KAI untuk meringankan beban masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.

“Selain pengobatan gratis, kami juga bagikan sedikitnya 25 kacamata secara gratis para pelajar di sekolah yang ada di sekitar stasiun. Sebelumnya, par pelajar ini mereka melakukan pemeriksaan terlebih dahulu oleh tim medis kami,” kata dia.

Di tempat sama, Entin (60) salah seorang warga yang berobat gratis di failitas PT KAI ini, mengapresiasi program yang digulirkan perusahaan BUMN itu. Menurutnya, hal ini cukup membantu warga sekitar apalagi bisa berobat tanpa biaya.

“Kalau bisa mah, kegiatan ini bisa digelar sesering mungkin. Hatur nuhun buat PT KAI,” ujarnya singkat. (Asep Mulyana)