Job Fair Akur 2019 Diserbu Pencari Kerja

Job Fair Akur 2019 Diserbu Pencari Kerja
Ilustrasi (Agus SN)



INILAH, Ngamprah - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat gelar Job Fair Akur 2019 di Gedung HBS, Jalan Cimareme, Selasa (10/9/2019).

Acara yang dibuka Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna ini mendapat animo yang luar biasa dari para pencari kerja. Hal tersebut terbukti dari ribuan para pencari kerja muda yang rela berdesak- desakan untuk bisa mendaftar di stan perusahaan. 

Kadisnakertrans Kabupaten Bandung Barat Iing Solihin menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari Pemkab Bandung Barat dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan. Menurutnya, angka pengangguran di KBB menurun sekitar 7,5 persen.

"Ada 40 perusahaan yang bekerja sama dan berpartisipasi dalam Job Fair Akur 2019 ini dan menyediakan sekitar 6.300 lowongan pekerjaan," tutur Iing. 

Dia menjelaskan, Job Fair tahun ini digelar selama dua hari terhitung mulai tanggal 10 hingga 11 September 2019 di Gedung HBS.

"Tahun lalu, kita menggelar Job Fair di Gedung Soedirman Batujajar. Semua perusahaan yang ikut bergerak di berbagai bidang, antara lain perbankan, perhotelan, furnitur, kosmetik, farmasi, ritel, konstruksi, hingga kimia," jelas Iing. 

Kepala Dinas menambahkan, dengan adanya Job Fair ini semoga bisa meminimalisir angka pengangguran dan perusahaan bisa terus konsisten mengakomodir tenaga kerja yang ada di Kabupaten Bandung Barat. 

"Hari pertama para pendaftar di Job Fair ini telah mencapai lima ribu orang, kemungkinan besok bisa terus bertambah. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan sebaik-baiknya," ujar Iing. 

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu program Akur dengan jargon Lumpaaat-nya. 

"Diharapkan, kegiatannya ini berjalan dengan lancar, serta para pencari kerja bisa diterima di 40 perusahaan yang telah bekerja sama dengan Pemda KBB," ungkap Aa Umbara. 

Umbara menjelaskan, dalam empat tahun ke depan kepemimpinannya, dirinya tidak ingin lagi ada angka pengangguran di Bandung Barat, meskipun setiap tahunnya angka kelulusan sekolah terus bertambah. 

"Menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Disnakertrans akan memfasilitasi dan menyediakan ruang melalui lowongan kerja dengan menggandeng perusahaan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan pemerintah," pungkasnya.  (Agus SN)