Satu Bentuk Program Kang Pisman, Rumah Daun

Satu Bentuk Program Kang Pisman, Rumah Daun
Ilustrasi (Okky Adiana)



INILAH, Bandung - Adalah Salman Fauzi. Sekretaris DPRD Kota Bandung ini yang menggagas rumah daun. Apa itu rumah daun?

Bertempat di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, tampak dipasang ram kawat berbentuk keranjang sampah yang melingkari pohon-pohon di sekeliling. Benda itu tak lain adalah rumah daun.

Ya, rumah daun ini untuk mengumpulkan daun-daun kering yang nantinya menyuburkan pohon itu sendiri. Ide dari Salman tersebut merupakan implementasi program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan), yang digulirkan Pemerintah Kota Bandung dalam kebersihan lingkungan. 

“Ide awalnya adalah karena banyak tanaman dan daun di lingkungan DPRD Kota Bandung. Jadi kita kembalikan daun ke pohonnya, tidak dibuang ke TPS," ujar Salman di Gedung DPRD Kota Bandung.

Salman, yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung ini mengungkapkan, proses sampah daun itu dikumpulkan dan dibuang ke TPS (tempat pembuangan sampah sementara).

Sebagai catatan, pohon-pohon yang dipasang rumah daun, ditanam oleh tokoh-tokoh publik, di antaranya Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Ketua DPRD Kota Bandung periode 2014-2019 Isa Subagja. 

Penanaman pohon dilakukan saat Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, masih menjabat Wali Kota Bandung dan Oded sebagai Wakil Wali Kota Bandung.

Salman belum mengetahui apakah kantor-kantor dinas di lingkungan Pemkot Bandung telah menerapkan hal serupa. Sejauh ini, hanya kantor DPRD Bandung saja. “Kalau di masyarakat, saya belum tahu ada atau tidak," ucap Salman. (Okky Adiana)