Pemanfaatan APBD Cirebon Harus Berlaku Januari 2019

Pemanfaatan APBD Cirebon Harus Berlaku Januari 2019



INILAH, Cirebon - Pos anggaran belanja dalam APBD Kota Cirebon Tahun Anggaran 2019 ditetapkan meningkat dibanding 2018. Sementara di Kabupaten Cirebon, anggaran pendidikan dan kesehatan dinilai otorita setempat telah pas.
 
Pos belanja pada APBD Kota Cirebon 2019 diketahui mencapai Rp1,54 triliun. Jumlah itu naik sekitar 8,3% dari APBD 2018 sebesar Rp1,42 triliun.
 
Penjabat Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik menyebutkan, besaran belanja itu naik lebih dari Rp118 miliar dari rencana semula. Sementara, untuk pedapatan dalam APBD 2019 diproyeksi Rp1,47 triliun atau naik sekitar Rp71 miliar dari rencana semula.
 
"Pendapatan 2019 diketahui meningkat sekitar 5,12% dari APBD 2018 yang sebesar Rp1,4 triliun," kata Dedi.
 
Sementara, untuk pembiayaan netto direncanakan Rp71 miliar atau naik Rp46 miliar dari rencana semula. Angka itu bertambah 188% ketimbang pada APBD 2018 sebesar Rp24 miliar.
 
Dedi menjelaskan, kenaikan itu di antaranya berasal dari proyeksi kenaikan silpa tahun anggaran sebelumnya. Silpa itubterdiri dari silpa bebas untuk membiayai program kegiatan dan silpa berhadapan yang berasal dari sisa DAK tambahan tahun 2015.
 
"Setelah penetapan APBD, selanjutnya tahap‎ evaluasi gubernur. Kami harap, awal Januari sudah berlaku efektif," tuturnya.
 
Terpisah, APBD Kabupaten Cirebon 2019 ditetapkan Rp3,3 triliun. Dari jumlah itu, belanja tidak langsung mencapai Rp2,2 triliun dan belanja langsung Rp1,2 triliun.
 
Penjabat Bupati Cirebon, Dicky Saromi menilai, alokasi sektor pendidikan dan kesehatan sudah pas. Dalam APBD 2019, Dinas Pendidikan memperoleh alokasi Rp47 miliar, sedangkan Dinas Kesehatan mendapat Rp207 miliar.
 
"Dari nilai Rp3,3 triliun, sektor pendidikan dan kesehatan sudah pas, malah melebihi apa yang sudah ditargetkan," kata Dicky.
 
Serupa Dedi, Dicky pun berharap APBD 2019 sudah bisa digunakan pada Januari mendatang, pasca evaluasi oleh gubernur.