Ini Tradisi Unik di Purwakarta Saat Musim Haji Tiba

Ini Tradisi Unik di Purwakarta Saat Musim Haji Tiba
Ilustrasi/Asep Mulyana



INILAH, Purwakarta - Di Kabupaten Purwakarta selama ini ada tradisi unik yang dijalankan setiap musim haji. Program yang digagas pemerintah daerah setempat itu, itu yakni mengantarkan para calon jamaah haji menggunakan kendaran dinas pemkab.

Ya, mobil dinas para pejabat di lingkungan pemerintahan ini disulap menjadi armada khusus antar jemput calon jamaah haji di wilayah itu. Ada beberapa hal yang melatar belakang keluarnya kebijakan tersebut. ‎Salah satunya, supaya bisa sedikit mengurangi beban keluarga para jemaah haji itu sendiri.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menjelaskan, antar jemput jamaah haji dengan menggunakan mobil pejabat ini merupakan tradisi tahunan di wilayahnya. Meskipun, hanya sebatas menyediakan sebuah fasilitas, dia berharap, bantuan kecil ini bisa membantu meringankan beban mereka yang akan berhaji.

“Ini tradisi tahunan di Purwakarta. Semoga bisa sedikit membantu para calon jamaah haji,”ujar Anne kepada INILAH, Senin (8/7/2019).

Menurut Anne, memang sudah seharusnya para jemaah haji ini mendapat perhatian khusus. Terutama dari pemerintah. Dengan adanya armada yang disediakan pemerintah, keluarga Calhaj tidak perlu lagi pusing menyewa kendaraan untuk antar jemput ke lokasi titik kumpul akhir jemaah ini.

Terkait program ini Anne menjelaskan, yakni para pejabat yang diberi fasilitas kendaraan dinas oleh negara juga harus menjemput para jamaah haji ke rumahnya. Jadi, mereka (calhaj) tidak perlu membawa kendaraan sendiri untuk menuju ke lokasi titik kumpul. 

“Program ini, juga akan dilakukan saat kepulangan jamaah haji. Mereka, akan kembali diantar menuju rumah masing-masing. Untuk kendaraan dinas sendiri, kita siapkan 180 unit yang disebar ke 17 kecamatan yang ada,” jelas dia.

Sementara itu, Senin (8/7/2019) sore, sebanyak 404 jamaah calon haji asal Kabupaten Purwakarta yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 diberangkatkan menuju ke embarkasi. Sebelumnya, para jamaah haji ini dijemput menuju titik kumpul.

Adapun untuk titik kumpul sendiri, yakni di kasawan Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari. Ini menjadi tahun pertama titik kumpulnya di lokasi berbeda. Karena, tahun-tahun sebelumnya titik kumpul dipusatkan di Yon Armed 9 Purwakarta. (Asep Mulyana)