Kepolisian dan Dishub Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas

Kepolisian dan Dishub Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas
Wakasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo. (Istimewa)



INILAH, Bandung - Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas pada 11-18 Juli 2018 di Kota Bandung.

Hal itu dilakukan sebagai upaya menertibkan dan memperlancar arus kendaraan. Kawasan yang menjadi titik fokus rekayasa adalah jalan Sukajadi dan Cipaganti.

Rekayasa di Jalan Sukajadi bukanlah yang pertama dilalukan, karena sebelumnya perubahan arus lalu lintas telah dicoba untuk mengurai kemacetan.

Hanya saja, dengan rekayasa di sejumlah titik ternyata belum memberikan dampak signifikan mencairkan kepadatan arus kendaraan di Jalan Sukajadi.

Rekayasa di kawasan Sukajadi itu memang sangat penting untuk dilakukan, dan sangat medesak, karena kawasan Sukajadi dari waktu ke waktu kita monitor dan kita cek di lapangan.

“Ini terjadi kepadatan pada waktu-waktu tertentu misalnya dari siang sampai malam hari," ujar Wakasatlantas Kompol Bayu Catur Prabowo di Bandung Menjawab, Kamis (4/6/2019).

Dia mengatakan pola-pola kepadatannya tidak pernah berubah, sehingga upaya dari pihak kepolisian dan pemerintah Kota Bandung yakni Dinas Perhubungan mencoba melakukan rekayasa. Mereka akan memberlakukan jalur Sukajadi yang tadinya dua arah, kemudian satu arah.

"Kemudian nanti jalur yang ke arah Kota Bandung, bisa melalui Jalan Cipaganti dan juga jalan dari Cihampelas sementara rekayasa yang nanti akan kita lakukan," imbuh Bayu.

Dia menambahkan selain kendaraan penyebab lainnya adalah persimpangan di kawasan tersebut, pedagang kaki lima (PKL) yang memenuhi badan jalan dan tempat parkir yang mengurangi kapasitas jalan tersebut.

"Sehingga kawasan Sukajadi dari IP, Paskal, sampai Sukajadi sangat kecil kapasitas kendaraan yang dapat melewati jalan tersebut," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya dan Dishub juga akan melakukan evaluasi terhadap rambu-rambu yang telah terpasang di sepanjang jalan yang menjadi titik-titik rekayasa untuk memaksimal ketertiban berlalu lintas.

Kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan beberapa ruas jalan yang saat ini digunakan untuk parkir memang sudah ada izinnya bahkan ada yang diperbolehkan untuk parkir dievaluasi.

“Untuk larangan parkir, Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan terkait rambu-rambu dan marka yang terlarang di jalan tersebut," tandasnya. (Okky Adiana)