Anne Bebenah Jalur 'Trans Papua' Purwakarta

Anne Bebenah Jalur 'Trans Papua' Purwakarta



INILAH, Purwakarta – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berbenah diri. Bupati Anne Ratna Mustika mengaku telah menyiapkan berbagai program kerja. Salah satunya, yang menyangkut pembangunan infrastruktur layak bagi masyarakat. 

“Kami sudah menyiapakan rencana kerja yang sebenarnya adalah tahap penyempurnaan dari program yang sudah digulirkan masa sebelumnya,” ujar Anne kepada INILAH, Kamis (27/6/2019).

Anne mengakui, sampai saat ini masih banyak PR yang belum rampung di masa kepemimpinan sebelumnya. Untuk program infrastruktur sendiri, salah satunya tak lain finishing pembangunan jalur Lingkar Barat.

Data dari dinas terkait, kata dia, di Jalur Lingkar Barat sampai saat ini masih menyisakan sekitar 10 kilometer lagi yang belum dibeton. Juga, dua jembatan penghubung sebagai penunjang jalur tersebut pun belum dibangun.

Sebenarnya, sambung dia, secara fungsional jalur ini sudah bisa digunakan seluruhnya. Hanya saja, masih ada 10 kilometer lagi yang belum dibeton dan dua jembatan yang belum dibangun.

“Kalau memungkinkan, bisa dibereskan di 2019. Kalau tidak, nanti akan dilakukan secara bertahap. Nanti kita lihat dulu kemampuan anggarannya,” jelas dia.

Yang jelas, kata dia, untuk beberes jalur tersebut, di tahun ini pemerintah telah menyiapkan anggarannya. Hanya saja, baru untuk keperluan jembatan penghubungnya.

“Untuk jembatan penghubung, tahun ini kita bangun satu dulu, jembatan yang menghubungkan Desa Ciririp dan Sukasari. Sudah proses lelang dan dalam waktu dekat pembangunannya akan segera dimulai,” jelas dia.

Menurut Anne, pembangunan jembatan ini sifatnya mendesak. Karena menghubungkan lima desa di wilayah itu. Untuk pembangunan jembatan sendiri, anggaran yang disiapkan sekitar Rp11 miliar.

Anne menambahkan, di jalur 'Trans Papua-nya Purwakarta' itu, rencananya ada dua jembatan penghubung yang akan dibangun. Namun, karena keterbatasan anggaran, pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap. Sesuai anggaran yang ada.

“Tinggal dua jembatan lagi. Yang ini (Jembatan Ciririp dan jembatan Cikanyayang, sekitar Desa Parungbanteng. Jika dua jembatan ini selesai, Jalur Lingkar Barat ini akan terhubung secara maksimal ke wilayah Cianjur dan Bogor,” pungkasnya. (asep mulyana)