Pascalebaran, Disnakertrans Purwakarta Diserbu Pemohon Kartu Kuning

Pascalebaran, Disnakertrans Purwakarta Diserbu Pemohon Kartu Kuning
Pasca Lebaran, kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) ‎Kabupaten Purwakarta, diserbu pemohon kartu kuning‎. Jumlah pemohon ini, naik 300 % dibanding dengan hari hari biasa. /net



INILAH, Purwakarta - ‎Pasca Lebaran, kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) ‎Kabupaten Purwakarta, diserbu pemohon kartu kuning‎. Jumlah pemohon ini, naik 300 % dibanding dengan hari hari biasa. 
 
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Kabupaten Purwakarta, Tuti Gantini membenarkan terkait kondisi tersebut. Memang, kata dia, bukan jadi hal baru jika pemohon kartu kuning bakal meningkat setelah lebaran seperti sekarang ini.
 
"Kami telah mengantisipasi hal ini dari jauh-jauh hari. Salah satunya, menyiapkan blanko sebanyak-banyaknya," ujar Tuti saat dihubungi INILAH melalui selulernya, Selasa (11/6/2019).
 
Menurutnya, meski pemohon kartu kuning ini membludak dinasnya tak begitu was-was. Sebab, stok blanko kartu kuning yang disediakan juga cukup aman. Artinya, berapa pun jumlah pemohon yang datang, blanko kartu kuning akan selalu tersedia.
 
"Untuk tahun ini tidak ada pembatasan. Jadi, berapa pun jumlah pemohon, kami pastikan ketersediaan blankonya aman," jelas dia.
 
Mungkin, kata dia, para pemohon kartu kuning ini merupakan mereka yang ingin mencoba peruntungan di sektor industri di Purwakarta. Karena memang, setelah lebaran seperti sekarang ini biasanya banyak terdapat lowongan pekerjaan yang ditawarkan sejumlah perusahaan yang ada. 
 
"Kalau hari biasa, jumlah pemohon kartu kuning ini itu sekitar 50-100 pemohon. Setelah lebaran ini meningkat jadi 200-300 pemohon. Mereka, merupakan para pencari kerja baru. Karena, lulusan SLTA/sederajat lebih mendominasi," tambah dia.
 
Dia berpendapat, cukup beralasan jika para pencari kerja selepas lebaran ini mengalami peningkatan yang signifikan. Apalagi, di Purwakarta terdapat 372 perusahaan, baik perusahaan asing maupun dalam negeri. 
 
"Kita berupaya membantu warga untuk mendapatkan pekerjaan. Salah satunya, dengan memberikan pelayanan gratis membuat kartu kuning. Tentunya, kami juga turut membantu jika ada informasi mengenai perusahaan yang membuka lowongan kerja," tambah dia. 
 
Dalam hal ini pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk aktif mencari informasi terkait dengan lowongan kerja. Selain itu, pihaknya menyarankan supaya warga menempuh jalur umum yang dianjurkan oleh dinas. Jangan sampai tergiur bujuk rayu calo.
 
"Sebaiknya pakai jalur resmi, kita siap membantu," pungkasnya. (Asep Mulyana)