JTA Bojong Purwakarta, Wahana Air yang Asri dan Minim Sampah 

JTA Bojong Purwakarta, Wahana Air yang Asri dan Minim Sampah 
Wisata air Jaya Tirta Abadi (JTA) di Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. (Asep Mulyana)



INILAH, Purwakarta - Di Kabupaten Purwakarta, terdapat banyak tempat wisata yang menyuguhkan wahana air. Lokasinya, tersebar di setiap kecamatan yang ada. 

Berwisata sambil bermain air di sebuah kolam renang siapa sih yang tak tergoda?. Air yang dingin dengan warna kebiruan nan jernih, pasti membuat setiap orang yang melihat ingin langsung menyeburkan diri.

Di hampir seluruh daerah, pasti terdapat wahana air seperti ini sebagai tujuan melancong bagi mereka yang doyan berwisata. Tak terkecuali di Purwakarta, sampai saat ini beberapa lokasi wisata yang menyuguhkan wahana air yang dimaksud. 

Wisata air Jaya Tirta Abadi (JTA) di Kecamatan Bojong, menjadi salah satunya. Selain area rekreasi untuk menghilangkan stres dari rutinitas, wahana air ini juga biasanya menjadi lokasi untuk berolah raga, semisal renang.

Direktur Utama Kolam Renang JTA Bojong, Ida Rosidah (40) mengatakan, kolam renang ini mulai beroperasi sejak 2006 lalu. Di objek wisata ini, pengunjung bisa bermain air sepuasnya. Ada empat kolam renang untuk dewasa dan anak-anak. Tak hanya itu, saat ini sudah ada kolam busa dan roller coaster.

"Untuk wisatawan yang ingin menginap, kami juga menyediakan home stay untuk kapasitas empat orang. Wisatawan, bisa menyewa lokasi itu untuk bermalam," ujar Ida melalui selulernya, Selasa (11/6/2019).

Untuk berwisata ke kolam renang ini, lanjut Ida, tiketnya cukup terjangkau. Yaitu, Rp 30 ribu per orangnya. Jika hari biasa, wisatawan yang berkunjung akan diberi soft drink. Tetapi, saat libur lebaran seperti kemarin, gratis soft drink disetop dulu. Soalnya, yang datang jumlahnya ribuan.

INILAH pun mencoba berkunjung ke lokasi wisata ini. Ada pemandangan yang membuat takjub. Yakni, minimnya bahkan nyaris tak ada sampah di lokasi ini. Bahkan, pemandangan itu terlihat dari mulai jalan utama menuju gerbang area wisata itu.

Saat ditanya, Ida pun menjelaskan terkait pemandangan tersebut. Memang, kata dia, sejak dibuka objek wisata air ini lebih memrioritaskan kebersihan lingkungannya.

Sedari dulu, kata dia, kebersihan merupakan hal yang paling difokuskan di wahana air ini. Setiap hari ada 20 petugas yang wara-wiri membersihkan sampah di lokasi wisata tersebut. Bahkan, jika musim liburan, petugas kebersihan ini dikerahkan hingga 50 orang.

"Kami ingin memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Makanya, lokasi ini diupayakan untuk selalu bersih," ujar Ida.

Dia menjelaskan, petugas kebersihan ini khusus ditugaskan menyisir setiap titik untuk membersihkan sampah setiap lima menit sekali. Tak heran, jika di lokasi ini pengunjung tak mendapati area yang kotor.

Tak hanya sampah yang berserakan, para petugas ini selalu mencuci tong sampah yang ada. Bahkan, tong sampah mininya juga dilengkapi dengan plastik. Supaya, sampahnya bisa dengan mudah diangkut petugas.

"Kami ingin mengikis stigma negatif, jika tempat wisata itu kebanyak kotor dan menjijikan. Di kolam renang kami, tidak seperti itu. Jika tak percaya, silahkan datang ke kolam renang kami," ujar Ida. (Asep Mulyana)