Bina Gepeng, Dinsos Purwakarta Butuh Rumah Singgah

Bina Gepeng, Dinsos Purwakarta Butuh Rumah Singgah
Ilustrasi/Net



INILAH, Purwakarta - Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta mengaku butuh rumah singgah untuk anak jalanan, geladangan dan pengemis (gepeng) untuk pembinaan yang lebih maksimal.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta, Asep Surya Komara, mengakui jika selama ini pembinaan yang dilakukan jajarannya terhadap gepeng dan anjal kurang maksimal. 

"Kendalanya, ya itu tadi belum ada rumah singgah khusus untuk dijadikan lokasi pembinaan," ujar Asep kepada INILAH, Kamis (9/5/2019).

Menurut Asep, persoalan anjal dan gepeng ini memang seolah tak ada habisnya. Apalagi, sejauh ini wilayahnya bisa dikatakan sebagai tujuan persinggahan mereka. 

"Kebanyakan warga dari luar kabupaten. Kemarin kita dititipi dua gepeng. Karena tak ada tempat khusus, jadi dirawat di kantor saja, " jelas dia. 

Dia menuturkan, sejauh ini dinasnya telah mengusulkan supaya dibangunnya rumah panti untuk mereka. Namun, belum direalisasikan. Padahal, rumah panti tersebut sangat diperlukan untuk tempat singgah para gepeng yang terjaring operasi. 

"Jadi, kalau ada panti itu kan sebelum dipulangkan ke daerah asal, mereka akan dibina dan dibekali keahlian. Supaya produktif," jelas dia. 

Asep berharap, kedepan usulannya ini bisa terealiasi. Sehingga, kedepan bisa terwujud wilayah Purwakarta yang bersih dari gepeng dan anak jalanan.

"Rumah singgah ini, akan sangat bermanfaat. Terutama, guna peningkatan keterampilan mereka. Nantinya, mereka yang tinggal di panti singgah itu akan terus dididik dan dibina. Supaya, mereka memiliki keterampilan khusus," tambah dia.

Sebelumnya, Satpol PP Purwakarta mewaspadai serbuan pengamen, gelandangan dan pengemis (gempeng) dadakan di momen puasa seperti sekarang ini. 

"Di momen-momen tertentu, memang wilayah kami kerap diserbu para pengimis. Jumlah mereka tidak sedikit. Kebanyakan, mereka dari luar kabupaten," ujar Kabid Trantibum Satpol PP Purwakarta, Beny Primiadi kepada INILAH.

Beny mengaku, jajarannya juga memprediksi bakal terjadi peningkatan serbuan pengemis ke wilayahnya ini. Apalagi menjelang puasa seperti sekarang ini. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan langkah antisipasi.

Adapun upaya yang akan dilakukan jajarannya, yakni dengan mengintensifkan operasi dan menyiagakan petugas di sejumlah titik yamg selama ini menjadi tempat mangkal kaum peminta-minta itu.

"Kami akan terus menyisir lokasi-lokasi yang menjadi tempat mereka berkumpul. Semisal, di sekitar lampu merah dan sejumlah titik keramaian lainnya," pungkasnya. (Asep Mulyana)