Begini Upaya Pemkab Purwakarta Stabilkan Daya Beli Masyarakat

Begini Upaya Pemkab Purwakarta Stabilkan Daya Beli Masyarakat
net



INILAH, Purwakarta - Pemkab Purwakarta mengupayakan stabilitasi daya beli masyarakat di moment puasa seperti sekarang ini. Salah satunya, melalui pasar murah yang digelar di 12 kecamatan yang ada. 

Dalam pasar murah tersebut, salah satunya produk yang dijualnya yakni beras kualitas medium. Adapun beras murah yang disediakan pemerintah untuk bazar ini yakni mencapai 150 ton.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan, mengatakan, pihaknya telah menggandeng tiga pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM) supaya menyediakan beras untuk kebutuhan bazar murah tersebut. 

"Dalam bazar murah ini, kita siapkan 150 ton beras," ujar Agus, Rabu (8/5/2019).

Beras yang disiapkan ini, sambung dia, merupakan kualitas medium. Namun demikian, harga jualnya di bawah pasaran. Sehingga, masyarakat bisa menikmati beras medium dengan harga murah. 

"Animo masyarakat cukup tinggi. Setiap kali bazar, beras yang terjual mencapai 900 kilogram," ujar Agus.

Menurut Agus, bazar murah ini salah satu tujuannya untuk menyetabilkan harga. Mengingat, memasuki bulan puasa sampai menjelang lebaran, harga-harga bahan pangan di pasaran melonjak tajam. 

Dia menambahkan, selain beras dalam bazar itu juga dijual sejumlah bahan pangan lainnya. Musalnya, terigu, gula pasir, minyak sayur, telur, daging sapi beku, sayuran sampai gas elpiji tiga kilogram.

Soal harga, tentunya jauh lebih murah. Sebab, sambung Agus, bahan pangan yang tersedia itu langsung dari distributornya. Bahkan, dari produsennya. Seperti, sayuran yang dijual dalam kegiatan bazar, merupakan langsung dari petaninya.

Adapun untuk harga beras medium ini, lanjut Agus, yakni sebesar Rp 8.500 per kilogram. Sedangkan, daging sapi beku, Rp 75 ribu per kilogram. Minyak goreng Rp 11 ribu per kilogram, gula pasir Rp 11 ribu per kilogram. Sedangkan, telur ayam harganya Rp 20 ribu per kilogram. (Asep Mulyana)