Duh... Jelang Ramadan, 'Gepeng' Dadakan Serbu Purwakarta

Duh... Jelang Ramadan, 'Gepeng' Dadakan Serbu Purwakarta
Ilustrasi/Net



INILAH, Purwakarta - Jelang Ramadan, wilayah Kabupaten Purwakarta dipastikan bakal diserbu pengamen, gelandangan dan pengemis (gepeng) dadakan. Mereka, disinyalir merupakan gepeng dan pengamen musiman lintas kabupten.

Bahkan, serbuan kaum urban yang kebanyak dari mereka datang ke wilayah ini tanpa berbekal kemampuan dan kesiapan apapun itu dipastikan bakal mengalami peningkatan hingga lebaran mendatang. 

"Di momen-momen tertentu, memang wilayah kami kerap diserbu para pengimis. Jumlah mereka tidak sedikit. Kebanyakan, mereka dari luar kabupaten," ujar Kabid Trantibum Satpol PP Purwakarta, Beny Primiadi kepada INILAH, Minggu (5/5/2019).

Beny mengaku, jajarannya juga memprediksi bakal terjadi peningkatan serbuan pengemis ke wilayahnya ini. Apalagi menjelang puasa seperti sekarang ini. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan langkah antisipasi.

Adapun upaya yang akan dilakukan jajarannya, yakni dengan mengintensifkan operasi dan menyiagakan petugas di sejumlah titik yamg selama ini menjadi tempat mangkal kaum peminta-minta itu.

"Kami akan terus menyisir lokasi-lokasi yang menjadi tempat mereka berkumpul. Semisal, di sekitar lampu merah dan sejumlah titik keramaian lainnya," jelas dia. 

Dia menjelaskan, sejauh ini Asip pola yang dilakukan jajarannya yakni dengan melakukan pembinaan. Kalau para pengemis yang terjaring razia ini dari luar daerah, mereka akan langsung dikembalikan ke daerah asal.

Dia menambahkan, ada yang membuat prihatin jajarannya. Yakni, selama ini di antara pengemis tersebut banyak yang memanfaatkan anak-anak untuk menarik empati masyarakat.

"Intinya, kedepan kita akan mengintensifkan operasi. Akan akan terus menyisir seluruh lokasi yang menjadi tempat mangkal mereka," pungkasnya. (Asep Mulyana)