3.180 Guru Honorer di Purwakarta Diasuransikan BPJS-TK

3.180 Guru Honorer di Purwakarta Diasuransikan BPJS-TK



INILAH, Purwakarta – Sebanyak 3.180 guru honorer di Kabupaten Purwakarta mendapat angin segar di tahun anggaran 2019. Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mengupayakan kebutuhan jaminan sosial berupa kepesertaan program asuransi BPJS Ketenagakerjaan.
 
Kepala Disdik Kabupaten Purwakarta Purwanto mengatakan, selama ini ribuan guru honorer tak terlindungi asuransi kesehatan maupun tenaga kerja. Untuk itu, pada 2019 pihaknya berupaya mengakomodasi kebutuhan para tenaga pengajar melalui kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
 
"Alhamdulillah, saat ini sudah ada 3.180 guru honorer yang telah terlindungi asuransi tenaga kerja," ujar Purwanto kepada INILAH, akhir pekan kemarin.
 
Purwanto menjelaskan, pemberian jaminan asuransi tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas pengabdian guru honorer selama ini. Para guru honorer ini pun turut andil dalam membangun pendidikan di masyarakat. 
 
Dirinya berharap upaya ini bisa menjadi stimulus bagi para guru honorer. Terlebih, pengabdian mereka merupakan karya besar dalam mendidik dan membentuk watak dan karakter masyarakat yang cerdas dan berakhlak mulia.
 
"Untuk saat ini, mungkin kami hanya baru mengupayakan supaya mereka bisa tercover asuransi melalui kepesertaan BPJS. Jadi, jika terjadi sesuatu kecelakaan mereka bisa mendapat jaminan," jelas dia. 
 
Menurut Purwanto, dinasnya memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada guru honorer. Resiko sosial, khususnya saat bekerja, bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Pemerintah membantu pembayaran premi BPJS per bulannya sehingga guru honorer tak terbebani. 
 
Sebelumnya, kata dia, Disdik Purwakarta pun telah mendaftarkan 430 guru honorer K2 sebagai peserta BPJS Kesehatan, termasuk dengan penjaga sekolah.
 
"Kami sudah usulkan, dan anggarannya sudah siapkan oleh pemkab melalui APBD" pungkasnya.