Tertipu Investasi Bodong, Puluhan warga Purwakarta Lapor Polisi

Tertipu Investasi Bodong, Puluhan warga Purwakarta Lapor Polisi



INILAH, Purwakarta - Puluhan warga Kabupaten Purwakarta, berbondong-bondong datangi Mapolres setempat, Rabu (10/4/2019) siang. Mereka, hendak melapor karena merasa telah menjadi korban investasi bodong. 
 
Informasi yang diterima INILAH, para korban ini awalnya dijanjikan keuntungan yang menggiurkan. Terlapor sendiri, inisial EN (30) yang diketahui merupakan karyawan di koperasi milik PT Lenzing South Pacific Viscose (SPV), yang lokasinya berada di Desa Cicadas, Kecamatan Babakan Cikao.
 
Salah seorang pelapor, TR (54) menuturkan, dirinya sudah menyetorkan uang kepada EN sebanyak Rp 200 juta pada bulan April 2018 lalu. Sebelumnya, dirinya diiming-imingini keuntungan besar dari uang yang diinvestaskannya itu.
 
"Beberapa kali, sempat mendapatkan keuntungan yang dijanjikan EN, sebulan sebesar Rp 5 juta," ujar TR ditemui saat melapor ke Mapolres Purwakarta.
 
Namun, kata dia, belakangan ini uang keuntungan yang dijanjikan EN malah sering telat. Bahkan, sebulan terakhir ini malah tidak ada sama sekali. Tak hanya itu, EN pun sudah tak lagi sering komunikasi. 
 
"Saat ini, keberadaan EN tidak diketahui," kata dia seraya dibenarkan oleh korban lain yang juga turur melapor. 
 
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian membenarkan, pihaknya telah menerima laporan soal dugaan kasus investasi bodong itu. 
 
"Kami telah menindaklanjuti laporan ini," ujar Handreas.
 
Dari keterangan para pelapor, kata dia, uang yang telah di investasikan ke terlapor jumlahnya bervariasi. Dari mulai Rp 200 hingga Rp 750 juta. 
 
"Kalau ditotal, uang pelapor yang diinvestasikan itu sebesar Rp 30 miliar. Untuk kasus ini, kami masih melakukan pendalaman," jelas dia.
 
Dia menambahkan, jajarannya kini tengah melakukan pelacakan keberadaan pelaku. Bagi masayarakat yang merasa dirugikan oleh tindakan pelaku, diharapkan segera melapor secara resmi. 
 
"Kalau terbukti, Pelaku bisa dijerat dengan pasal 378 dan 372, tentang tipu gelap," pungkasnya.