• Mahfud MD Dinilai Paling Pas Dampingi Jokowi

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar10 Juli 2018 19:24
    INILAH, Jakarta " Ada beberapa kandidat yang muncul akan mendampingi Jokowi di PIlpres 2019 mulai dari Puan Maharani, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, sampai Mahfud MD.

    Namun Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin mengatakan, nama terakhir dinilai merupakan figur yang komplit yang bisa diterima semua partai politik pendukung Jokowi.

    “Mahfud MD sangat cocok mendampingi Jokowi, karena di tengah parpol saling berebut posisi cawapres, Mahfud adalah figur yang bisa diterima semua pihak,” kata Ujang, kepada wartawan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (10/7).

    Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu menyampaikan, Mahfud merupakan figur komplit karena berpengalaman di ranah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

    Sebagai Guru Besar Hukum, kata Ujang, Mahfud juga selalu menjadi rujukan berbagai masalah, khususnya terkait masalah hukum dan kebangsaan.

    “Mahfud ini komplit karena berpengalaman di eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Dia juga berlatar belakang santri NU dan KAHMI, organisasi mahasiswa besar di Indonesia. Mahfud bisa diterima kelompok NU dan Muhammadiyah,” ungkap Ujang.

    Menurut Ujang, langkah yang harus diambil Jokowi kini adalah memilih figur bersih dan bisa meningkatkan elektabilitasnya pada Pemilu 2019. Peningkatan elektabilitas dia anggap lebih penting dibanding mengedepankan keterwakilan politik.

    Ujang menilai, Jokowi dan partai pendukungnya bisa saja memilih figur dari luar Jawa sebagai cawapres. Namun, hal itu belum tentu efektif jika tidak bisa menambah elektabilitas Jokowi. Mengenai keterwakilan politik, Ujang mengatakan hal itu bisa dilakukan Jokowi saat membentuk kabinetnya nanti.

    Figur-figur dari luar Jawa yang kompeten dan berintegritas harus dipertimbangkan masuk dalam kabinet Jokowi. Sehingga dia berkesimpulan akan menjadi sangat rasional jika Jokowi meminang Mahfud MD karena latar belakang intelektualnya dan rekam jejaknya yang bersih.

    “Mahfud adalah figur yang tidak tersandera masalah hukum. Kalau soal keterwakilan politik , bisa dibangun dalam kabinet nanti. Percuma memilih figur dari luar Jawa kalau hanya demi keterwakilan politik tapi enggak bisa nambah elektabilitas,” pungkas dia.

    TAG :


    Berita TERKAIT