• Baru 50% Bus Mudik yang Lakukan Uji Kelaikan

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar03 Juni 2018 15:40
    INILAH, Jakarta - Pemerintah memerintahkan Dinas Perhubungan di daerah untuk segera menambah jumlah bus umum yang akan diuji kelaikan.

    Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, saat ini baru tersedia sebanyak 50% dari total bus yang akan beroperasi untuk mudik dan balik Lebaran 2018.

    Budi menegaskan dirinya berharap jumlah bus yang sudah diuji kelaikan mencapai angka 80% pada saat hari puncak mudik Lebaran 2018 yang diperkirakan akan terjadi satu pekan lagi.

    "Bus dan supir kalau memang tidak laik jalan maka tidak boleh beroperasi," kata Budi kepada pers di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Minggu (3/6).

    Sebagai salah satu moda transportasi primadona pemudik, Budi menekankan uji kelaikan bus sangat penting dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan bus dalam kondisi berfungsi sehingga aman dikendarai.

    Uji kelaikan itu mencakup pemeriksaan rem, ban, lampu, wiper (penghapus air kaca), dan mesin. Pengemudi bus juga harus diuji apakah dalam kondisi fit atau tidak mengemudi.

    "Tadi saya tanya dengan seorang penumpang pelanggan setia bus. Dia mengatakan kalau naik bus bisa berhenti di depan rumahnya, jadi tidak perlu ongkos lagi," kata Budi.

    Budi mengaku dirinya mendapatkan amanah dari Presiden Joko Widodo agar pelaksanaan mudik tahun ini berjalan 'Guyub Rukun Yang Bahagia' dan harus lebih baik dari tahun sebelumnya.

    Menurutnya hal itu akan terjadi jika seluruh pemangku kepentingan terutama penyedia moda transportasi mampu memberikan dukungan teknis secara maksimal agar pelaksanaan mudik berjalan dengan lancar tanpa terkendala atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    TAG :


    Berita TERKAIT